Rabu, Oktober 7, 2026

Gus Yazid “Serang” Wamentan Sudaryono Usai Sidang TPPU: Mana Keadilan Sitaan Aset Saya?

HukumGus Yazid "Serang" Wamentan Sudaryono Usai Sidang TPPU: Mana Keadilan Sitaan Aset Saya?

​SEMARANG, Zonarilis.com – Ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang mendadak panas. Terdakwa kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) aset tanah BUMD, Ahmad Yazid alias Gus Yazid, secara berani menyeret nama Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, ke dalam pusaran kasus yang menjeratnya.

​Usai menjalani sidang putusan sela, Rabu (3/6/2026), Gus Yazid mempertanyakan objektivitas aparat penegak hukum yang dinilainya tebang pilih. Ia secara spesifik menantang penyidik untuk segera memeriksa Sudaryono, yang ia sebut sebagai kader Partai Gerindra.

​”Wamentan itu kapan diperiksanya? Itu, kan, kadernya Gerindra, Sudaryono,” seru Gus Yazid sembari berjalan menuju mobil tahanan.

Tidak sekadar menyebut nama, Gus Yazid membeberkan narasi adanya ketidakadilan dalam proses pemulihan aset negara. Ia mengklaim terdapat standar ganda dalam penanganan kerugian negara yang melibatkan pihak-pihak di sekitar Sudaryono.

BACA JUGA :  CBA Soroti Kejanggalan Anggaran di Polda Metro Jaya: Operasional Pengamanan Demo Mahasiswa Jadi Misteri

​”Dia memperalat sopir dan sekretaris pribadinya untuk mengembalikan aset kerugian. Sedangkan dari kasus tuntutan saya Rp20 miliar, aset yang disita sudah Rp35 miliar,” cecar Gus Yazid dengan nada tinggi.

​Pernyataan ini tentu menjadi “bola panas” baru. Kasus dugaan korupsi penjualan aset tanah BUMD seluas 700 hektare ini memang menyimpan misteri besar. Dengan klaim nilai sitaan mencapai Rp35 miliar dari tuntutan Rp20 miliar, publik kini menanti klarifikasi dari aparat penegak hukum mengenai prosedur penyitaan tersebut.

​Hingga saat ini, pihak Wakil Menteri Pertanian Sudaryono belum memberikan pernyataan resmi atau sanggahan atas tuduhan yang dilontarkan Gus Yazid. Begitu pula dengan Kejaksaan terkait, yang hingga kini belum memberikan keterangan mengenai arah penyidikan yang menyinggung nama pejabat tinggi negara tersebut.

BACA JUGA :  Lamban Proses Sengketa Informasi PLN, PHI Layangkan "Surat Cinta" ke KIP Pusat

​Apakah pernyataan Gus Yazid merupakan strategi pembelaan diri, atau justru sebuah pembuka kotak pandora baru dalam kasus korupsi BUMD di Jawa Tengah? Zobarilis.com akan terus mengikuti perkembangan persidangan ini.(zr).

spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer