Rabu, Oktober 7, 2026

Sinergi Pentahelix Rembuk Ekonomi Nasional ICMI 2026 & CIEIE 2026: Membuka Akses Pasar Global

UncategorizedSinergi Pentahelix Rembuk Ekonomi Nasional ICMI 2026 & CIEIE 2026: Membuka Akses Pasar Global

JAKARTA — Majelis Pengurus Pusat Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (MPP ICMI) bersama China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT) Commercial Sub-council secara resmi menggelar konferensi pers bersama di Hotel Holiday Inn, Jl. Gajah Mada, Jakarta pada senin 24 Agustus.2026. Acara ini mengumumkan kolaborasi akbar antara pameran perdagangan digital internasional China (Indonesia) International E-Commerce Industry Expo (CIEIE) 2026 dan forum kebijakan tingkat tinggi Rembuk Ekonomi Nasional (REN) ICMI 2026.

​Kedua ajang strategis ini akan diselenggarakan secara paralel (co-located) pada 3–5 September 2026 mendatang di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta. Konferensi pers tersebut dihadiri oleh Wakil Sekjen MPP ICMI Ir. Sharmila Yahya, M.Si, Ketua Panitia REN Arfan Mentemas, serta Direktur Perdagangan dan Investasi Komite Industri Komersial CCPIT Xiong Canxin.

​CIEIE 2026: Akselerasi Ekosistem Perdagangan Digital & UMKM Global
​Xiong Canxin memaparkan bahwa CIEIE 2026 menempati area hampir 20.000 meter persegi dengan menghadirkan lebih dari 500 perusahaan domestik maupun mancanegara. Pameran ini dirancang sebagai wadah perdagangan digital Tiongkok-Indonesia yang presisi (precise business matching).
​CIEIE 2026 terbagi dalam empat klaster utama, yakni:
1. ​Produk E-Commerce (Product Selection)
2. ​Hadiah Internasional (Gifts & Lifestyle)
3. ​Pendinginan dan Pengolahan Makanan Beku (Cooling & Frozen Food Supply Chain)
4. ​Kerja Sama dan Inovasi Hijau (Green Collaboration & Innovation)
​Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka peluang investasi besar serta memfasilitasi pelaku usaha nasional, khususnya UMKM, agar mampu menembus rantai pasok global secara efisien.

BACA JUGA :  SENA Hadir, Menyalakan Gerakan Ilmu dan Kepedulian Pemuda untuk Nusantara
Wakil Sekjen MPP ICMI Ir. Sharmila Yahya, M.Si

​Visi Masyarakat Madani Berjamaah & Buku Rekomendasi Kebijakan Pentahelix
​Mewakili jajaran pimpinan pusat ICMI, Ir. Sharmila Yabya, M.Si menegaskan komitmen cendekiawan muslim dalam mendampingi pemerintah guna mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Tatanan Masyarakat Madani yang adil dan bermartabat ditegaskan hanya dapat dicapai melalui sinergi kolektif (“berjamaah”) yang menyeimbangkan penguatan IMTAQ dan IPTEK.

​Ketua Panitia REN 2026 Arfan Mentemas menambahkan bahwa acara ini menghadirkan lima agenda utama: Exhibition, Business Matching, Podcast Series “Ngobrol Ekonomi Santai”, program akademik ICMI Goes to Campus, serta Future Economy Syariah Hackathon. Target konkret dari forum ini adalah penyerahan draf Buku Rekomendasi Kebijakan Nasional kepada Pemerintah RI, yang disusun secara ilmiah melalui prinsip Kolaborasi Pentahelix (Akademisi, Pelaku Usaha/UMKM, Pemerintah, Media Massa, dan Komunitas).

BACA JUGA :  Usai Wisuda ke-4 Unperti Suharsono: Kita Telah Membuktikan Diri sebagai Institusi Pendidikan yang Mampu Bersaing

​Partisipasi Kampus Perintis & Soft Launching ‘ICMI HUB’
​Rangkaian acara ini juga melibatkan 7 universitas perintis (IPB University, UI, ITB, UPI YAI, Esa Unggul, UICI, dan UNHAN) melalui kompetisi Opini Mahasiswa yang mengulas 10 isu strategis ekonomi nasional seperti kedaulatan pangan, bahaya pinjol ilegal, hingga perbankan syariah berbasis kecerdasan buatan (AI).
​Puncak acara pada Jumat, 4 September 2026, direncanakan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting nasional, termasuk Ketua Umum MPP ICMI Prof. Dr. Arif Satria yang akan meresmikan Soft Launching Super Apps ICMI HUB dan sistem informasi geografis Smart Masjid. Hadir pula Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri UKM Maman Abdurrahman, Menteri Desa RI, serta Dirut BSI Anggoro Eko Cahyo.(RZ)

BACA JUGA :  Pergantian Menteri Keuangan Harus Perkuat Stabilitas dan Kepercayaan Pasar
spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer