Rabu, Oktober 7, 2026

Pemkot Jakbar dan FPPJ Dorong Infrastruktur Jalan sebagai Penggerak Ekonomi

NasionalDaerahPemkot Jakbar dan FPPJ Dorong Infrastruktur Jalan sebagai Penggerak Ekonomi

JAKARTA, zonarilis.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat bersama Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) mendorong penguatan infrastruktur jalan sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi. Hal ini mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Integrasi Infrastruktur dalam Menunjang Akselerasi Perekonomian, di Kantor Walikota Jakarta Barat, Kamis, (7/5/2026).

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, mengatakan pembangunan jalan memiliki peran strategis dalam membuka akses dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Membangun jalan sama saja dengan membangun peradaban. Jalan membuka konektivitas antarwilayah sehingga aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Menurutnya, keberlanjutan infrastruktur tidak hanya bergantung pada pembangunan, tetapi juga pemeliharaan yang melibatkan berbagai pihak.

“Kami berharap pemeliharaan menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, masyarakat, maupun pengguna jalan,” katanya.

BACA JUGA :  Konektivitas Tangerang–Jakbar Diperkuat, Angkutan Pelajar Gratis Siap Terintegrasi Antarwilayah

Ia menambahkan, sinergi lintas wilayah perlu diperkuat, terutama dengan daerah penyangga seperti Tangerang, mengingat tingginya mobilitas masyarakat. Lebih lanjut dia mengapresiasi adanya diskusi yang dimotori Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) ini, yang menurutnya lebih dulu dilakukan sebelum diinisiasi olehnya.

Lanjut Iin, menjelaskan jika permasalahan wilayah tidak bisa diselesaikan sendiri. Perlu kolaborasi agar tidak terjadi friksi dalam pelaksanaan pembangunan.

Misalnya seperti rencana pembangunan di kawasan perbatasan seperti Kembangan dan Joglo, Pemkot Jakbar telah menginisiasi komunikasi dengan pihak Tangerang guna menyelaraskan program pembangunan.

“Kami sudah mulai berdiskusi agar pelaksanaan di lapangan berjalan selaras dan tidak menimbulkan perbedaan kebijakan,” ungkapnya.

Selain itu, Iin menekankan pentingnya inovasi pembiayaan pembangunan melalui skema creative financing.

BACA JUGA :  Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Menilai Fun Run 2026 Cerminkan Persatuan Anak Bangsa

“Anggaran tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Perlu alternatif pembiayaan agar pembangunan tetap berjalan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti isu lingkungan seperti banjir dan pengelolaan sampah yang harus ditangani secara bersamaan. Yang sejauh ini sangat beririsan.

“Kita harus mengurangi sampah dari sumber agar tidak berdampak pada infrastruktur dan lingkungan,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua FPPJ, Andriyansyah, menilai infrastruktur jalan merupakan bagian penting dalam sistem ekonomi perkotaan.

“Infrastruktur jalan bukan sekadar fasilitas, tetapi instrumen strategis dalam mendorong akselerasi ekonomi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kualitas jalan berpengaruh terhadap efisiensi distribusi barang, mobilitas tenaga kerja, serta daya saing kota.

“Jalan yang baik akan menekan biaya logistik dan memperlancar arus barang dan jasa,” katanya.

Andriyansyah juga mengapresiasi kinerja Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat dalam menjaga kualitas jalan.

BACA JUGA :  FPPJ Desak Gubernur DKI Copot Wali Kota Jakarta Pusat: Jangan Biarkan Pencitraan di Media Sosial Mengalahkan Pelayanan Publik

“Kami mengapresiasi respons cepat dan konsistensi Sudin Bina Marga dalam penanganan infrastruktur,” ucapnya.

Ia menambahkan, pembangunan ke depan perlu dilakukan secara terintegrasi, berbasis data, dan berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat. FGD ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis untuk meningkatkan konektivitas serta memperkuat ketahanan ekonomi di Jakarta Barat melalui pembangunan infrastruktur jalan yang berkelanjutan. ***

 

spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer