TAKALAR – Anggota DPR RI Hamka B Kady turun langsung meninjau kondisi perairan sawah milik warga di Kabupaten Takalar setelah menerima berbagai laporan masyarakat terkait minimnya debit air yang mengaliri area persawahan petani. Dalam kunjungan tersebut, Hamka B Kady bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang melihat langsung kondisi saluran air yang mengalami kendala sehingga berdampak terhadap aktivitas pertanian masyarakat.
Kedatangan Hamka B Kady disambut para petani yang selama beberapa waktu terakhir mengeluhkan berkurangnya pasokan air ke area persawahan mereka. Kondisi tersebut membuat sebagian petani khawatir terhadap masa tanam dan potensi penurunan hasil panen apabila persoalan irigasi tidak segera ditangani.
Sebagai bentuk respons cepat terhadap keluhan masyarakat, dilakukan langkah penanganan sementara dengan memasang pipa berukuran besar guna membantu menambah debit aliran air menuju area persawahan warga. Langkah tersebut dilakukan sambil menunggu proses pembenahan saluran sekunder dapat segera direalisasikan oleh pihak terkait.
“Menindaklanjuti laporan masyarakat di Kabupaten Takalar, bersama BBWS Pompengan Jeneberang bergerak cepat mencarikan solusi sementara dengan memasang pipa berukuran besar guna membantu menambah debit aliran air ke area persawahan warga. Langkah ini dilakukan sebagai upaya penanganan awal sambil menunggu pembenahan saluran sekunder dapat segera direalisasikan, agar kebutuhan air bagi para petani tetap terpenuhi dan aktivitas pertanian masyarakat tidak terganggu,” ujar Hamka B Kady.
Dalam peninjauan di lapangan, terlihat sejumlah titik saluran air mengalami gangguan distribusi sehingga aliran menuju lahan pertanian tidak berjalan maksimal. Kondisi tersebut menjadi sorotan masyarakat karena sektor pertanian merupakan sumber utama penghidupan warga di wilayah tersebut. Para petani berharap adanya langkah konkret dan permanen agar persoalan kekurangan air tidak terus berulang setiap musim tanam.
Investigasi di lapangan menunjukkan bahwa persoalan utama diduga berada pada kondisi saluran sekunder yang memerlukan pembenahan dan normalisasi agar distribusi air kembali lancar. Selama ini, warga mengaku harus mencari berbagai cara untuk mempertahankan pasokan air ke sawah mereka demi menjaga tanaman tetap bertahan.
Hamka B Kady menegaskan dirinya akan terus mengawal persoalan tersebut agar penanganan permanen dapat segera dilakukan. Ia menilai kebutuhan air bagi petani harus menjadi perhatian serius karena menyangkut keberlangsungan produksi pangan dan kondisi ekonomi masyarakat.
Menurutnya, langkah cepat yang dilakukan saat ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan petani yang tidak bisa menunggu terlalu lama. Ia juga berharap koordinasi antara pemerintah dan instansi terkait dapat berjalan maksimal sehingga pembenahan saluran irigasi segera direalisasikan.
Masyarakat pun menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Hamka B Kady di lokasi persawahan. Para petani berharap solusi sementara yang dilakukan saat ini dapat membantu menjaga lahan pertanian mereka tetap produktif sambil menunggu pembangunan dan perbaikan sistem irigasi dilakukan secara menyeluruh.










