Rabu, Oktober 7, 2026

JPO Tendean Nyaris Roboh Ditabrak Truk, FPPJ Desak Audit Menyeluruh Dinas Bina Marga DKI Jakarta

NasionalDaerahJPO Tendean Nyaris Roboh Ditabrak Truk, FPPJ Desak Audit Menyeluruh Dinas Bina Marga DKI Jakarta

JAKARTA, Zonarilis.com – Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), Endriansyah, mengatakan bahwa audit diperlukan untuk memastikan kondisi infrastruktur JPO di Jakarta, termasuk aspek perencanaan, pengawasan, pemeliharaan, serta sistem mitigasi terhadap potensi kecelakaan kendaraan bermuatan tinggi.

“Peristiwa ini tidak boleh dipandang hanya sebagai kecelakaan lalu lintas. Pemerintah perlu melakukan audit secara menyeluruh terhadap kondisi JPO di Jakarta agar diketahui apakah seluruh infrastruktur telah memenuhi standar keselamatan dan memiliki sistem perlindungan yang memadai,” ujar Endriansyah.

FPPJ menilai hasil audit nantinya harus disampaikan secara terbuka kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas. Selain itu, evaluasi juga perlu mencakup efektivitas rambu pembatas tinggi kendaraan, pengawasan terhadap kendaraan over dimension dan over loading (ODOL), serta kesiapan infrastruktur dalam meminimalkan risiko kejadian serupa.

BACA JUGA :  Insiden JPO Tendean Buka Borok Pengawasan Infrastruktur, MMT Desak Audit Menyeluruh Dinas Bina Marga

Menurut FPPJ, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, audit tidak dimaksudkan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan setiap aset publik dikelola dengan standar keamanan yang baik dan mampu melindungi pengguna jalan.

FPPJ berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera melakukan evaluasi lintas sektor bersama Dinas Bina Marga, Dinas Perhubungan, dan aparat penegak hukum agar hasil investigasi dapat menjadi dasar pembenahan sistem pengelolaan infrastruktur jalan dan JPO di ibu kota.

“Jangan sampai kejadian ini terulang di lokasi lain. Audit yang objektif dan menyeluruh akan menjadi langkah penting untuk memperkuat keselamatan infrastruktur publik sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah,” tutup Endriansyah. -zr

BACA JUGA :  Skandal KPR BTN Rp1,3 Triliun: Kejari Karawang Bongkar Rekayasa Kredit PT Bumi Arta Sedayu
spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer