Rabu, Oktober 7, 2026

Rayakan HUT RI Ke 81, South Monkey Gelar Pelayanan Kesehatan Cegah Zoonosis Lewat Vaksin dan Multivitamin

NasionalDaerahRayakan HUT RI Ke 81, South Monkey Gelar Pelayanan Kesehatan Cegah Zoonosis Lewat Vaksin dan Multivitamin

JAKARTA, Zonarilis.com – Merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia Ke-81, South Monkey, organisasi suaka khusus primata yang dikenal sebagai Organisasi tuan rumah para pecinta satwa liar lokal (khususnya primata), menggelar Pelayanan Kesehatan hewan khusus Primata (Monyet Ekor Panjang maupun Beruk), bertajuk, ‘Pencegahan Zoonosis melalui vaksinasi dan pemberian multivitamin‘.

“Kegiatan pelayanan kesehatan ini merupakan bentuk dedikasi, pengabdian, dan kepedulian South Monkey terhadap primata agar lebih sehat, lebih sejahtera, dan hidup berdampingan secara bertanggung jawab dengan manusia, sekaligus upaya pencegahan penyakit zoonosis yang dapat berpotensi berdampak pada manusia maupun hewan.” ujar Ronald Andreas Tala, Founder South Monkey dalam keterangan resminya, Minggu (24/8/2026).

South Monkey sebagai komunitas pecinta primata, berdiri dengan mengusung ide sebagai wadah bagi para pecinta primata agar lebih faham dan bertanggungjawab terhadap primata yang sudah terlanjur dipelihara.

Ronald Andreas Tala. (Foto: Redhuge).

“Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81, kami ingin menghadirkan kegiatan yang bukan hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui layanan kesehatan primata.” kata Ronald.

Menurutnya, pogram yang dihadirkan South Monkey meliputi vaksinasi hewan dengan dukungan subsidi komunitas, serta pemberian multivitamin. Tujuannya adalah meningkatkan perhatian terhadap kesehatan primata, melakukan pencegahan penyakit, serta membangun kesadaran dan keperdulian masyarakat bahwa kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan lingkungan saling berkaitan.

Pelayanan kesehatan yang diberikan berupa pemberian vaksin hepatitis dan vaksin rabies, serta pemberian multivitamin.

“Kami membawa semangat ‘Merdeka, Sehat, Sejahtera’, karena menurut kami kemerdekaan juga berarti adanya kepedulian terhadap kehidupan dan kesehatan seluruh makhluk hidup di sekitar kita.” ungkapnya.

Ronald menegaskan, kegiatan ini juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat khususnya komunitas (pemilik primata) agar lebih memahami bagaimana berinteraksi dengan primata secara bertanggung jawab dan bagaimana mencegah potensi penularan penyakit zoonosis.

BACA JUGA :  Di Balik Pembahasan RAPBN 2027, Hamka Kawal Anggaran Keselamatan Perlintasan Sebidang agar Tragedi Tak Berulang
Dokter Hewan saat memberikan vaksin kepada salah satu Anggota Komunitas South Monkey. (Foto: Redhuge).

“Jadi, kegiatan ini bukan sekadar vaksinasi atau pemberian multivitamin saja, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun budaya kepedulian terhadap kesehatan primata dan pencegahan zoonosis berbasis komunitas.” tandas Ronald

Apa tujuan utama kegiatan ini?

Ronald menyampaikan, tujuan utama kegiatan ini adalah pencegahan. Oleh karena itu, South Monkey menginginkan para pemilik hewan peliharaan jenis primata lebih memperhatikan kesehatan hewan mereka, penyakit yang berpotensi menjadi zoonosis dapat dicegah sedini mungkin, dan masyarakat khususnya komunitas mendapatkan edukasi mengenai pentingnya kesehatan. serta manusia dan hewan dapat hidup berdampingan secara bertanggung jawab.

Kenapa primata perlu mendapatkan perhatian kesehatan?

“Primata merupakan bagian dari lingkungan kami dan memiliki hubungan yang cukup dekat dengan manusia. Apa lagi Kami yang notaben-nya adalah sebuah komunitas pencinta primata. Ketika kesehatan primata tidak diperhatikan, tentu ada aspek kesejahteraan hewan dan juga aspek kesehatan masyarakat yang perlu kita pikirkan. Karena itu pendekatan yang kami dorong adalah pencegahan dan pemeriksaan kesehatan, bukan menunggu sampai terjadi masalah.” terang dia.

Persiapan pemberian vaksin penyakit Zoonosis. (Foto: Redhuge).

Apakah ini hanya kegiatan vaksinasi?

Meskipun utamanya adalah pemberian vaksin, namun kegiatan ini digelar lebih luas. Kegiatan lainnya adalah layanan kesehatan, pemberian multivitamin, edukasi mengenai zoonosis, serta upaya membangun kesadaran komunitas mengenai kesejahteraan primata.

“Kami ingin menggabungkan aspek kesehatan, edukasi, dan kepedulian sosial.” tandas Ronald.

Mengapa dilakukan vaksinasi?

Ronald mengatakan, vaksinasi merupakan upaya untuk membentuk kekebalan hewan terhadap penyakit. Sedangkan penyakit zoonosis adalah jenis penyakit infeksi yang bisa menular secara alami dari hewan ke manusia atau sebaliknya. Penyakit ini disebabkan oleh kuman seperti virus, bakteri, parasit, atau jamur.

BACA JUGA :  Panas, JK: Kasih Tahu Semua Termul, Jokowi Jadi Presiden karena Saya

“Salah satu penyakit yang kita kenal seperti Rabies, merupakan penyakit zoonosis yang sangat serius, sehingga pencegahannya menjadi sangat penting dilakukan pemilik prinata. Selain itu juga banyak penyakit lainnya yang berpotensi dan dapat dicegah melalui vaksin, diantaranya penyakit Hepatitis, Tetanus, TBC, Mpox dan lain sebagaimananya.” terang Ronald.

“Kami juga ingin meningkatkan perhatian terhadap kesehatan primata melalui program vaksinasi yang tersedia dan sesuai dengan arahan tenaga kesehatan hewan. Prinsip kami adalah pencegahan harus dilakukan sebelum muncul masalah yang lebih besar.” tandasnya.

Ia membeberkan, pemberian vaksin dan tindakan medis yang diberikan kepada hewan, dilakukan berdasarkan penilaian tenaga kesehatan hewan serta protokol yang berlaku. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan, setelah kegiatan ini, kata Ronald, pihaknya akan terus memberikan vaksinasi yang berkaitan dengan pencegahan zoonosis pada bulan-bulan berikutnya.

Persiapan pemberian vaksin penyakit Zoonosis. (Foto: Redhuge).

Apakah kegiatan ini gratis?

“Untuk program vaksin rabies dan pemberian multivitamin kami menyediakan layanan gratis sesuai kuota dan ketentuan kegiatan. Untuk vaksinasi, obat cacing, dan pemberian lainnya, kami memberikan dukungan subsidi komunitas sehingga biaya yang dibebankan kepada peserta menjadi lebih ringan.” tandasnya.

BACA JUGA :  MUI Pastikan Sapi Kurban dari Banpres Sah Secara Syar'i

Siapa yang menyelenggarakan?

Ronald mengungkapkan, kegiatan pelayanan kesehatan bagi Primata ini diinisiasi oleh South Monkey sebagai bentuk kegiatan sosial dan kepedulian komunitas terhadap kesehatan primata dan pencegahan zoonosis.

“Kami juga berkolaborasi dengan DKPKP Jakarta Selatan, Drh. Piter Kombo dari AVES Jakarta, dan Drh. Aditya Tri Mahindra dari Sehati Animal Care, dan kami terus mengedepankan koordinasi dengan pihak dan tenaga profesional yang berkompeten dalam pelaksanaan layanan kesehatan.” jelasnya.

Pesan South Monkey

Dalam kesempatan itu, Founder South Monkey ini memberikan pesan sederhana, yakni, kesehatan manusia dan kesehatan hewan tidak bisa dipisahkan. “Kalau kita ingin lingkungan yang sehat, kita juga harus peduli terhadap kesehatan satwa di sekitar kita. Pencegahan jauh lebih baik daripada menunggu penyakit itu muncul. Mari membangun kepedulian bersama.” tukasnya.

“South Monkey ingin mengisi momentum HUT RI ke-81 menjadi aksi kepedulian melalui vaksinasi rabies, dukungan vaksinasi hepatitis, pemberian multivitamin, dan edukasi zoonosis, kami ingin mengajak masyarakat memahami bahwa kesehatan manusia dan kesehatan primata merupakan satu kesatuan. Karena lingkungan yang sehat dimulai dari kepedulian kita bersama.” imbuh dia.

“Sehat Manusianya, Sejahtera Primatanya.” pungkas Ronald.

(RHW).

spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer