Rabu, Oktober 7, 2026

Center for Budget Analysis Desak OJK Lebih Proaktif Lindungi Konsumen, Soroti Sengketa BCA dan Kasus Pembobolan Rekening

HukumCenter for Budget Analysis Desak OJK Lebih Proaktif Lindungi Konsumen, Soroti Sengketa BCA dan Kasus Pembobolan Rekening

JAKARTA, Zonarilis.com – ​Center for Budget Analysis (CBA) secara terbuka mengkritik kinerja Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dinilai lamban dan kurang serius dalam merespons sengketa sektor perbankan serta perlindungan nasabah.

​Direktur Eksekutif CBA, Uchok Sky Khadafi.dalam.keterangan ertulisnya pada senin (24/08), menyoroti dua persoalan utama yang melibatkan PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Pertama adalah sengketa hukum antara PT Paramitra Alfa Sekuritas (PAS) dengan BCA. Kedua adalah kasus viral kehilangan dana nasabah di Tasikmalaya senilai Rp160 juta melalui layanan mobile banking tanpa adanya riwayat transaksi dari yang bersangkutan.

Minimnya Kehadiran Regulator: OJK dinilai kurang proaktif turun tangan menyelesaikan sengketaperbankan, sehingga beban penyelesaian hukum terpaksa ditempuh sendiri oleh pihak sekuritas melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

BACA JUGA :  OJK dan BEI Diminta Perkuat Perlindungan Investor Ritel di Tengah Tekanan Pasar Modal

​Keamanan Transaksi Digital: CBA mendesak OJK untuk lebih responsif terhadap isu keamanan siber dan perlindungan dana nasabah pada platform perbankan digital yang kian marak dikeluhkan publik.

​Desakan Tanggung Jawab Manajemen BCA: Direksi BCA, khususnya Presiden Direktur Hendra Lembong dan Wakil Presiden Direktur John Kosasih, diminta memberikan perhatian serius untuk memastikan keamanan sistem sekaligus memberikan solusi nyata bagi nasabah yang dirugikan.

​Sorotan Anggaran Internal OJK: Uchok turut membandingkan prioritas anggaran lembaga, dengan menyinggung alokasi kegiatan golf Dewan Komisioner OJK yang tercatat sebesar Rp15,8 miliar pada 2023 dan Rp12 miliar pada 2024, di tengah banyaknya aduan masyarakat yang belum terselesaikan.

​“Jangan sampai nasabah yang kehilangan uang justru merasa berjuang sendirian. OJK harus hadir dan memastikan hak-hak konsumen perbankan terlindungi,” tegas Uchok.

​Melalui catatan ini, CBA berharap OJK dapat mengevaluasi kinerjanya agar lebih berorientasi pada perlindungan konsumen serta pengawasan perbankan yang akuntabel dan transparan.

BACA JUGA :  Soroti Beban Utang dan Bunga yang Membengkak, GSBK Desak Evaluasi Ketat Proyek Pertamina NRE

​Bagaimana pandangan Anda terhadap efektivitas pengawasan OJK dalam menangani sengketa konsumen perbankan saat ini?(red).

spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer