Rabu, Oktober 7, 2026

Basri Baco Tegaskan Partai Golkar Komit Dorong Sekolah Gratis di Jakarta

NasionalDaerahBasri Baco Tegaskan Partai Golkar Komit Dorong Sekolah Gratis di Jakarta

JAKARTA, zonarilis.com – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, menyebut pendidikan merupakan faktor utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menjelaskan, pengalamannya selama bertugas di Komisi E DPRD DKI Jakarta membuatnya memahami persoalan pendidikan secara lebih mendalam di mana pendidikan adalah modal utama menuju kesejahteraan rakyat.

“Jadi gini teman-teman yang saya sampaikan bahwa periode pertama di Komisi E, dan saya tidak sering bolos setiap rapat. Sehingga saya agak ngelotik pendidikan di Jakarta,” ujarnya saat membuka diskusi publik bertemakan pendidikan dalam kegiatan AMPG Policy Assembly yang digelar di Markas DPD Partai Golkar, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026).

Ia menegaskan, Partai Golkar memiliki komitmen untuk selalu mendampingi pemerintah dalam menjalankan kebijakan.

BACA JUGA :  Kriminalitas Jalanan Meningkat, Ongen Sangaji Dorong Satpol PP Punya Mabes

“Bahwa Partai Golkar itu gennya pemerintah, jadi tidak pernah ada di kamusnya Golkar menentang pemerintah atau oposisi. Selalu mendampingi pemerintah yang sah. Kalau ada kritikan tentunya untuk perbaikan,” katanya.

Menurutnya, pendidikan memiliki hubungan langsung dengan tingkat kesejahteraan masyarakat.

“Konsep di Komisi E, pendidikan adalah faktor utama penentu kesejahteraan. Artinya pendidikan berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan seseorang,” ucapnya.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan.

“Kalau kita bicara kesejahteraan rakyat, yang utama pendidikan dibanding faktor lainnya. Yang paling pertama dibenahi adalah pendidikan,” tegasnya.

Basri Baco juga menilai, transformasi Jakarta menuju kota global harus ditopang oleh kualitas sumber daya manusia yang unggul.

BACA JUGA :  Gaji ke-13 PPPK Paruh Waktu Masih Gelap, DPRD DKI Dorong Pusat Segera Buka Kepastian Aturan

“Hari ini Jakarta mau jadi kota global. Salah satu faktor yang ada adalah tingkat pendidikannya harus tinggi,” ungkapnya.

Ia menyoroti masih adanya hambatan akses pendidikan, seperti anak putus sekolah dan ijazah yang tertahan karena persoalan biaya.

“Kalau kita mau mencapai itu tidak boleh ada lagi anak putus sekolah, tidak sekolah karena orang tuanya tidak bayar, dan tidak boleh ada lagi ijazah yang tertahan,” katanya.

Menurutnya, solusi utama dari persoalan tersebut adalah menghadirkan kebijakan sekolah swasta gratis.

“Saya bilang, solusinya cuma satu sekolah swasta gratis. Nggak ada solusi lain,” ujarnya.

Ia menilai, tanpa kebijakan tersebut, persoalan pendidikan akan terus berulang hingga akhir zaman.

BACA JUGA :  MMT Tegaskan Komitmen Lingkungan, Ajak Masyarakat Jakarta Budayakan Pilah Sampah dari Sumbernya

“Sampai kiamat kalau tidak ada sekolah gratis, masalah ini tidak bisa dipecahkan. Maka ijazah tertahan dan putus sekolah akan terus terjadi,” tandasnya. ***

spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer