Jakarta – Upaya mendorong gaya hidup sehat sekaligus sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dilakukan BPJS Kesehatan lewat kegiatan jalan santai.
Bertajuk Fun Walk 3K Kolaborasi Pentahelix Jaminan Sosial, acara ini digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (27/9/2026) pagi, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto menjelaskan, kegiatan ini tidak sekadar olahraga bersama, tapi bagian dari strategi promotif dan preventif BPJS Kesehatan.
Menurutnya, menjaga kesehatan jauh lebih murah daripada mengobati, sehingga kesadaran untuk hidup sehat harus ditanamkan sejak usia muda, mulai dari menjaga pola makan hingga rutin beraktivitas fisik.
“Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Penguatan JKN tidak bisa jalan sendiri, butuh kolaborasi dengan Karang Taruna, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan semua stakeholder. Tujuannya agar kebiasaan sehat jadi budaya dan beban biaya kesehatan di masa depan bisa ditekan,” kata Akmal.
Dalam kegiatan tersebut, BPJS Kesehatan juga membuka layanan informasi, termasuk edukasi Skrining Riwayat Kesehatan untuk deteksi dini faktor risiko penyakit. Masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan digital dan non-tatap muka seperti WhatsApp PANDAWA 0811-8165-165, Care Center 165, dan aplikasi Mobile JKN.
Apresiasi datang dari Pemprov DKI Jakarta. Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim menilai, kesehatan adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya pemerintah atau BPJS Kesehatan saja.
“Jangan sampai pemerintahnya saja yang sehat, masyarakatnya tidak. Adanya jaminan kesehatan jangan bikin kita terlena untuk tidak menjaga kesehatan. Justru kita harus sama-sama bergerak agar Jakarta jadi kota yang sehat dan tangguh,” ujar Ali.
Kehadiran Mobil BPJS Keliling di lokasi ternyata menarik perhatian peserta. Salah satunya Ayudia, yang awalnya hanya ingin ikut jalan sehat.
“Awalnya mau ikut Fun Walk aja buat olahraga, eh ada Mobil BPJS Keliling. Jadi sekalian tanya cara pindah faskes ibu saya dari Bogor ke Jakarta. Dijelasin sama petugas lewat Mobile JKN dan ternyata gampang banget. Jadi dapat sehatnya, dapat mudah urus BPJS-nya juga,” cerita Ayudia.










