Rabu, Oktober 7, 2026

Kejagung Diminta Bidik Proyek LCC Empat Pilar MPR RI, CBA: Anggaran Rp30,7 Miliar Sangat Melukai Publik!

HeadlineKejagung Diminta Bidik Proyek LCC Empat Pilar MPR RI, CBA: Anggaran Rp30,7 Miliar Sangat Melukai Publik!

JAKARTA, ZONARILIS.COM – Alokasi anggaran Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tahun 2026 sebesar Rp30,7 miliar kini menjadi sorotan tajam. Center For Budget Analysis (CBA) menyebut proyek ini sebagai “proyek raksasa” yang terindikasi penuh kejanggalan, mulai dari biaya pembuatan soal yang fantastis hingga dugaan penganggaran ganda.

​Direktur Eksekutif CBA, Uchok Sky Khadafi, menegaskan bahwa permintaan maaf dari Wakil Ketua MPR RI terkait insiden penilaian di Kalimantan Barat tidaklah cukup. Publik, menurutnya, berhak mengetahui mengapa sebuah lomba pengetahuan harus menelan biaya puluhan miliar rupiah.

​Dalam keterangannya, Uchok membedah rincian anggaran yang dianggap melukai rasa keadilan masyarakat. Salah satu yang paling kontroversial adalah pos Penyusunan Metode dan Soal Lomba yang dibanderol sebesar Rp1,2 miliar.

BACA JUGA :  Bongkar Praktik "Jatah" Rutin di Kasus Blueray Cargo, CBA Tantang KPK Tuntaskan Sampai ke Mabes

​”Bayangkan, satu miliar dua ratus juta rupiah hanya untuk menyusun soal. Apakah materi Empat Pilar yang biasa diajarkan di sekolah ini disusun oleh tenaga ahli internasional dengan tarif selangit? Ini bukan lagi penguatan kebangsaan, tapi diduga upaya memperkaya diri lewat jalur birokrasi,” sindir Uchok.

​Lebih jauh, CBA mencium adanya aroma tidak sedap pada pos Paket Produksi Lomba LCC yang totalnya mencapai Rp20,9 miliar. Uchok mensinyalir adanya pola penganggaran berulang yang kerap menjadi celah kebocoran uang negara.

​”Satu paket produksi dibanderol Rp550 juta, tapi di sisi lain ada anggaran paket produksi Grand Final sebesar Rp4,6 miliar. Ini gaya lama; anggaran dimasukkan dua kali untuk objek yang serupa. Benarkah untuk acara, atau sekadar memutar uang ke kantong-kantong tertentu?” cetusnya.

BACA JUGA :  Tancap Gas 100 Hari Direksi Baru, KATA Konsumen Merah Putih Puji Terobosan Quick Wins BPJS Kesehatan

​Tak hanya itu, biaya Grand Final sebesar Rp3,5 miliar juga dianggap sebagai pemborosan yang tidak perlu. “Dengan uang sebesar itu, apakah panggungnya berlapis emas? Di tengah kondisi ekonomi sulit, angka ini benar-benar bikin melongo,” tambahnya.

​Mengingat besarnya potensi kerugian negara, CBA secara resmi mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk segera menggandeng auditor negara guna melakukan investigasi mendalam terhadap proyek ini.

​”Katanya untuk penguatan pemahaman kebangsaan, tapi realisasinya penuh kejanggalan. Kami minta Kejagung buka penyelidikan atas dugaan double budget dan kebocoran anggaran pada LCC Empat Pilar MPR RI 2026. Jangan biarkan uang rakyat mengalir ke proyek-proyek yang tidak masuk akal,” tutup Uchok Sky.(ZR/Red).

BACA JUGA :  MMT: Momentum "Koruptor Memburu Koruptor" Harus Jadi Titik Balik Pembersihan NegerI
spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer