Rabu, Oktober 7, 2026

Kronologis Penyiraman Air Keras terhadap Rusini di Ciracas, Bermula dari Putus Cinta dan Teror Video Intim

HeadlineKronologis Penyiraman Air Keras terhadap Rusini di Ciracas, Bermula dari Putus Cinta dan Teror Video Intim

JAKARTA, zonarilis.com — Rencana pernikahan sepasang kekasih di kawasan Susukan, Ciracas, Jakarta Timur, berakhir tragis. Rusini, warga RT 01/03 Susukan, menjadi korban dugaan penyiraman air keras yang dilakukan mantan pacarnya sendiri Canggih Setiawan atau CS setelah hubungan keduanya kandas akibat konflik berkepanjangan.

Peristiwa itu terjadi di Gang Husin, Susukan, Ciracas, usai waktu magrib dan sempat menggegerkan warga sekitar. Korban mengalami luka bakar setelah disiram cairan panas oleh CS yang diduga datang secara tiba-tiba ke lokasi.

Membantah Cinta Segitiga

Menurut pengakuan Rusini, hubungan mereka sebelumnya sudah berjalan serius bahkan sempat merencanakan pernikahan. Namun seiring waktu, hubungan mulai dipenuhi pertengkaran dan tekanan emosional.

Korban mengaku tidak lagi kuat menghadapi sikap CS yang disebut tempramental, mudah emosi, dan sering menuduh hal-hal yang tidak pernah terjadi. Ilusi dalam percintaan, cemburu buta dengan mantan.

“Awalnya memang mau menikah, tapi saya sudah enggak kuat. Sering dibentak dan dicurigai macam-macam,” ujar Rusini kepada zonarilis di Polsek Ciracas, Senin malam (18/5/2026).

BACA JUGA :  Siap-Siap KAI Jakarta Bakal Tutup 40 Perlintasan Liar pada 2026

Sekitar dua minggu lalu, Rusini memutuskan mengakhiri hubungan tersebut. Namun setelah putus, korban justru diduga mengalami berbagai bentuk teror dari mantan pacarnya.

Pada tanggal 11 Mei 2026, warga di kawasan, khusunya teman-teman dekat korban dihebohkan dengan beredarnya rekaman video intim korban bersama pelaku. Video itu disebut menyebar melalui pesan WhatsApp menggunakan nomor milik korban.

“Video itu sudah beredar ke warga lewat WhatsApp korban,” ujar Bella, salah satu warga sekitar.

Hal serupa juga dibenarkan Ketua RT 02/03 Susukan Ciracas, Muryani.

“Saya menerima video itu tanggal 11,” kata Muryani.

Rusini menduga pelaku sengaja menyebarkan video tersebut untuk mempermalukan dirinya setelah hubungan mereka berakhir.

“Tiba-tiba dia datang setelah saya memilih putus. Video yang ada di HP dia disebarkan lewat nomor-nomor yang ada di HP saya. Dia mengancam supaya saya malu,” ucap Rusini.

BACA JUGA :  Tangerang Raya–DKI Perkuat Kolaborasi Atasi Banjir dan Sampah

Situasi kemudian memuncak pada malam kejadian. Pelaku diduga mendatangi korban dalam kondisi emosi sebelum akhirnya melakukan penyiraman cairan panas.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya menolong korban. Suasana di Gang Husin sempat ricuh karena warga emosi dan berusaha mengejar pelaku.

Anggota kepolisian dari sektor Ciracas, Yatman, mengatakan pelaku berhasil diamankan setelah sempat menjadi sasaran amukan warga.

“Pelaku sudah digebuki warga. Kami amankan supaya situasi kondusif karena warga sudah membabi buta. Alhamdulillah pelaku berhasil diamankan di Polsek Ciracas,” ujar Yatman di lokasi.

Ketua RT 02, Muryani, menjelaskan dirinya baru mengetahui kejadian setelah lokasi ramai dipenuhi warga. Barang bukti berupa pakaian korban yang terbakar juga telah diamankan untuk kebutuhan penyelidikan.

Muryani juga menjelaskan bahwa korban dan pelaku sebenarnya merupakan warga RT 01/03 Susukan dan tinggal di RT 01 RW 03. Namun rumah pemilik kos tempat korban tinggal berada di wilayah RT 02 RW 03.

BACA JUGA :  Pemkot Jakarta Timur Dorong Kolaborasi Pentahelix Lewat FESDIKGANA 2026

“Secara wilayah korban dan pelaku warga RT 01, tapi pemilik rumah kos korban tinggal adalah warga saya,” ucapnya.

Saat ini, terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polsek Ciracas. Polisi masih mendalami motif penyiraman serta dugaan penyebaran konten asusila yang dilakukan pelaku. Pelaku juga diduga berada dalam kondisi mabuk saat menjalankan aksinya. ***

spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer