Rabu, Oktober 7, 2026

Mengintip Proses Mubes Jakmania 2026: Konsolidasi Wilayah hingga Calon Ketua Umum

Gaya HidupOlah RagaMengintip Proses Mubes Jakmania 2026: Konsolidasi Wilayah hingga Calon Ketua Umum

JAKARTA, Zonarilis.com — Rangkaian menuju Musyawarah Besar (Mubes) The Jakmania 2026 mulai memasuki tahap konsolidasi akhir dengan progres mencapai sekitar 80 persen.

Jakmania diketahui memiliki 105 wilayah yang tersebar di DKI Jakarta, Jabodetabek, hingga luar negeri, termasuk Jepang dan Taiwan. Dari jumlah tersebut, proses konsolidasi telah berjalan di sekitar 87 wilayah, sementara sisanya ditargetkan rampung dalam waktu dekat menjelang pelaksanaan tahapan Mubes.

“Jakmania punya 105 wilayah yang ada di DKI, Jabodetabek, dan luar negeri. Luar negeri itu ada Jepang dan Taiwan. Sekarang sudah 87 wilayah, jadi sisanya tinggal beberapa wilayah lagi yang dalam bulan ini selesai,” ujar Ketua Steering Committee (SC) Mubes The Jakmania, M. Larico Ranggamone, saat berbincang dengan redaksi Zonarilis, Selasa (23/6/2026).

Ia menjelaskan, proses konsolidasi tersebut meliputi Musyawarah Wilayah (Muswil) di seluruh koordinator wilayah, evaluasi kepengurusan, serta penataan mekanisme pencalonan ketua umum. Seluruh tahapan dirancang berjalan independen, transparan, dan berbasis evaluasi organisasi dari tingkat wilayah hingga pusat.

BACA JUGA :  Gandeng Kejaksaan, Reda Manthovani Luncurkan 'JAGAIN' untuk Digitalisasi Prestasi Atlet Disabilitas

“Rangkaian sudah dimulai sejak 5 Juni. Saat ini memasuki tahap Musyawarah Wilayah sebelum Mubes pusat,” kata Larico.

Pada tahap awal, setiap wilayah diwajibkan menggelar Musyawarah Wilayah sebagai sarana evaluasi kinerja koordinator wilayah (korwil) selama tiga tahun terakhir. Hasil musyawarah tersebut menjadi dasar penentuan keberlanjutan atau pergantian kepemimpinan di masing-masing wilayah.

Evaluasi dilakukan berdasarkan laporan pertanggungjawaban, aktivitas organisasi, serta respons anggota terhadap kepengurusan yang berjalan.

“Di situ akan terlihat apakah kinerja korwil selama tiga tahun diterima atau tidak oleh anggota,” lanjutnya.

SC menegaskan, hingga saat ini tahapan pencalonan ketua umum belum dibuka secara resmi. Karena itu, nama-nama yang beredar di tingkat wilayah belum dapat diumumkan secara formal. Menurutnya, seluruh proses masih berada pada tahap administrasi dan verifikasi awal. Pengumuman resmi kandidat akan dilakukan setelah mekanisme pemberkasan dibuka sesuai jadwal organisasi.

Dalam mekanisme pencalonan, setiap bakal calon ketua umum diwajibkan mengantongi dukungan minimal dari lima wilayah. Setelah pemberkasan dibuka, para kandidat akan menjalani verifikasi administratif.

BACA JUGA :  Fix Akhirnya PSSI restui Persija vs Persib digelar di SUGBK

Panitia juga akan menggelar tahap fit and proper test sebelum pelaksanaan Mubes untuk menilai kapasitas, integritas, dan kelayakan para calon pemimpin organisasi.

Larico menuturkan, sosialisasi bakal calon tetap diperbolehkan, termasuk bagi nama-nama yang sudah beredar. Sosialisasi dapat dilakukan melalui pertemuan komunitas, diskusi informal, hingga konsolidasi antaranggota, selama tetap menjaga etika organisasi dan tidak mengganggu independensi tahapan pemilihan.

“Diskusi dan sosialisasi di wilayah seperti di warung kopi atau kafe itu sah saja, selama tidak ada indikasi pelanggaran aturan,” jawab Rico.

Setelah Musyawarah Wilayah rampung di seluruh daerah, agenda akan dilanjutkan dengan konsolidasi tingkat pusat, pembahasan AD/ART, serta persiapan pemilihan raya Mubes.

Pria yang akrab disapa Ayah Rico ini, kembali menegaskan bahwa seluruh rangkaian Mubes dipastikan berjalan independen tanpa intervensi pihak luar, sehingga hasilnya mencerminkan aspirasi anggota di seluruh wilayah.

BACA JUGA :  Cetak Bibit Unggul Lewat Olahraga, Jakarta High School Hoop Battle 2026 Siap Jadi Ajang Basket Pelajar Paling Bergengsi

“Proses ini lahir dari kaderisasi The Jakmania. Siapa pun yang terlibat, baik di organisasi kepemudaan maupun kelompok lain, tetap bagian dari keluarga besar Persija. Saat mereka di dalam, ya Jakmania,” imbuhnya.

Mubes The Jakmania 2026 direncanakan menjadi momentum penguatan struktur organisasi, kaderisasi, serta penentuan arah kepemimpinan suporter Persija Jakarta ke depan.

“Komunikasi berjalan baik. Kalau ke Gubernur atau Wakil Gubernur sifatnya hanya laporan saja,” tandasnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan Mubes Pemilu Raya ini dijadwalkan berlangsung di Jakarta Barat pada awal Juli 2026 dengan dukungan administratif dari pihak terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. ***

spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer