Rabu, Oktober 7, 2026

Tinjau Bedah Rumah di Bungaejaya Gowa, Hamka B. Kady: 26 Juta Warga Masih Butuh Hunian Layak

NasionalDaerahTinjau Bedah Rumah di Bungaejaya Gowa, Hamka B. Kady: 26 Juta Warga Masih Butuh Hunian Layak

GOWA – Di tengah kesederhanaan rumah yang baru direnovasi, Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B. Kady, duduk bersama warga penerima bantuan bedah rumah di Desa Bungaejaya, Kabupaten Gowa.

Penerima manfaat kali ini adalah keluarga Ibu Devi dan Bapak Rahman. Wajah haru dan bahagia terpancar saat rumah yang dulu bocor dan tidak layak, kini telah kokoh, kering, dan nyaman untuk ditempati.

“Hari itu, kami menyaksikan kebahagiaan Ibu Devi dan Bapak Rahman di rumah yang kini lebih layak untuk ditempati. Semoga rumah ini menjadi tempat bernaung yang hangat, menghadirkan ketenangan, kebahagiaan, dan harapan baru bagi seluruh keluarga. Selamat menempati rumah baru,” kata Hamka.

BACA JUGA :  DPR Minta Pembangunan Rumah Layak Huni Dipercepat

Dalam kunjungan yang penuh keakraban itu, Hamka yang akrab disapa Pejuang Aspirasi Rakyat berdialog langsung dengan keluarga penerima.

“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Saya di Kabupaten Gowa, Desa Bungaejaya. Meninjau salah satu penerima bantuan bedah rumah. Ibu siapa? Sumita? Ini saya melihat alhamdulillah, ini sudah bisa dikatakan rumah sudah tidak bocor, sudah lega perasaan, sudah enak tidur ya. Mudah-mudahan membawa rezeki lagi ke depan ya,” sapa Hamka.

Ia berpesan agar bantuan ini menjadi pemicu semangat untuk terus berjuang meningkatkan ekonomi keluarga.

“Yang penting bapak dan ibu sekalian mensyukuri dulu apa yang ada, yang dilakukan oleh pemerintah. Seperti saya sampaikan tadi, memulai itu paling susah, memulai membangun rumah itu susah. Kalau sudah dibangun begini bisa sedikit-sedikit,” pesannya.

BACA JUGA :  Jakfest Vol.500 Tak Sesuai Ekspektasi, Lapangan Banteng Bak Kuburan

Hamka menegaskan, sebagai Anggota Komisi V yang membidangi perumahan, ia tidak akan berhenti memperjuangkan program BSPS. Pasalnya, data menunjukkan masih banyak rakyat yang hidup di rumah tidak layak huni.
“Sesudah syukur sudah selesai, masih ada 26 juta orang di Republik Indonesia yang saya pikirkan bu ya, ini tidak gampang,” tutup Hamka.

spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer