Rabu, Oktober 7, 2026

DPR Minta Pembangunan Rumah Layak Huni Dipercepat

PolitikDPR Minta Pembangunan Rumah Layak Huni Dipercepat

TAKALAR – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan II, Hamka B. Kady, meninjau langsung progres pembangunan rumah penerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Bontepoma, Kabupaten Takalar. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan sekaligus melihat secara langsung manfaat yang dirasakan masyarakat.

Dalam peninjauan itu, Hamka mengaku bersyukur karena pembangunan rumah penerima manfaat menunjukkan perkembangan yang baik. Ia menegaskan bahwa konsep BSPS memang dirancang sebagai bantuan yang bersifat stimulan, sehingga keberhasilannya sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat melalui swadaya.

“Alhamdulillah, saya langsung melihat pelaksanaan bantuan ini sesuai dengan ketentuan dan syarat yang telah disepakati antara Komisi V DPR RI dengan kementerian. BSPS adalah bantuan yang sifatnya swadaya,” ujar Hamka.

Ia menjelaskan, pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp20 juta sebagai modal awal pembangunan rumah. Selanjutnya, penerima manfaat dapat menambah biaya pembangunan sesuai kemampuan agar rumah dapat diselesaikan sesuai dengan kebutuhan dan perencanaan.

BACA JUGA :  Evaluasi Total BUMN Didorong, DPR Soroti Ketimpangan Kinerja dan Beban PMN

“Yang Rp20 juta itu berasal dari pemerintah. Nanti pemilik rumah bisa menambah sesuai kemampuan untuk melengkapi rumahnya sehingga selesai sesuai perencanaan awal,” katanya.

Saat meninjau salah satu rumah penerima manfaat di Desa Bontepoma, Hamka memperkirakan total nilai pembangunan rumah tersebut mencapai sekitar Rp25 juta. Artinya, terdapat tambahan swadaya lebih dari Rp4 juta yang berasal dari pemilik rumah.

“Kalau saya melihat rumah yang saya kunjungi ini, nilainya mendekati Rp25 juta. Bantuan swadayanya sekitar Rp4 juta lebih, sedangkan bantuan pemerintah Rp20 juta. Ini menunjukkan masyarakat memiliki semangat untuk menyempurnakan rumahnya,” ungkapnya.

Menurut Hamka, semangat gotong royong dan swadaya masyarakat menjadi kunci keberhasilan Program BSPS. Dengan keterlibatan langsung penerima manfaat, hasil pembangunan tidak hanya lebih optimal, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap rumah yang dibangun.

BACA JUGA :  DPR Minta BRAN Diberi Kewenangan Eksekusi Korektif Konflik Agraria

Ia berharap rumah-rumah yang dibangun melalui program tersebut dapat memberikan kehidupan yang lebih layak, aman, nyaman, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.

Selain mengapresiasi masyarakat, Hamka juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh tenaga pendamping, Koordinator Kabupaten (Korkab), dan Koordinator Wilayah (Korwil) yang telah bekerja mengawal pelaksanaan program di lapangan.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pendamping yang telah mampu menyelesaikan tugas-tugasnya dengan baik. Mereka memiliki peran penting dalam memastikan program ini berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran,” ujarnya.

Meski demikian, Hamka mengingatkan masih ada tantangan yang harus segera diselesaikan karena waktu pelaksanaan program semakin mendekati batas akhir. Ia meminta seluruh pendamping dan jajaran pelaksana di lapangan untuk terus mendorong percepatan pembangunan agar seluruh target dapat diselesaikan tepat waktu.

“Tantangan ke depan, kita sudah hampir memasuki bulan Agustus dan masih banyak target yang harus diselesaikan. Jangan sampai ada yang tidak selesai. Saya meminta para pendamping, Korkab, dan Korwil terus mem-push dan mendorong percepatan sehingga seluruh pembangunan dapat dirampungkan sesuai jadwal,” tegasnya.

BACA JUGA :  Hamka Kawal Program Irigasi agar Berdampak Langsung untuk Petani Gowa

Sebagai anggota Komisi V DPR RI, Hamka menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai program perumahan rakyat agar berjalan optimal dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, Program BSPS tidak hanya membangun rumah yang lebih layak huni, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, gotong royong, dan kemandirian masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidupnya.

spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer