Rabu, Oktober 7, 2026

Hamka Kawal Program Irigasi agar Berdampak Langsung untuk Petani Gowa

UncategorizedHamka Kawal Program Irigasi agar Berdampak Langsung untuk Petani Gowa

GOWA — Anggota Komisi V DPR RI Hamka B. Kady menegaskan komitmennya untuk memastikan berbagai program pemerintah di bidang infrastruktur, khususnya irigasi dan pemberdayaan petani, benar-benar sampai dan memberikan manfaat bagi masyarakat di tingkat bawah. Hal itu disampaikan Hamka saat melakukan kunjungan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, bersama kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) yang didampingi jajaran Satker Operasi dan Pemeliharaan BBWS Pompengan Jeneberang.

Dalam kesempatan tersebut, Hamka berdiskusi langsung dengan para anggota P3A untuk mendengarkan berbagai aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi dalam pengelolaan jaringan irigasi. Menurutnya, dialog langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dari fungsi pengawasan DPR RI agar pelaksanaan program pemerintah tidak hanya terlihat baik di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Hamka mengatakan dirinya memiliki tanggung jawab untuk memastikan berbagai program yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat dapat berjalan sesuai tujuan. Tidak hanya pembangunan irigasi, pengawasan juga mencakup sejumlah program pemerintah lainnya yang berkaitan langsung dengan peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Harus memastikan semua, apakah P3A, apakah irigasi, rumah tidak layak ini, dan lain-lain sebagainya. Itu saya harus pastikan sampai ke bawah,” ujar Hamka, seperti dikutip dari akun Instagram pribadinya.

Ia menjelaskan, posisi DPR RI bukan hanya berkaitan dengan pembahasan anggaran dan kebijakan, tetapi juga memastikan program pemerintah benar-benar memiliki dampak positif bagi masyarakat. Hasil pengawasan di lapangan menjadi bahan penting untuk memberikan masukan kepada pemerintah mengenai efektivitas sebuah program.

“Artinya apa? Kalau saya DPR RI, untuk meyakinkan kepada pemerintah bahwa program ini sangat membantu rakyat,” kata Hamka.

Karena itu, Hamka menilai keberlanjutan program P3A dan pembangunan jaringan irigasi perlu terus dievaluasi berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, program yang terbukti memberikan manfaat bagi petani harus terus didorong dan diperkuat.

“Apakah P3A kita lanjutkan? Apakah irigasi-irigasi itu kita lanjut-lanjut?” ujarnya.

Hamka menekankan bahwa pembangunan irigasi memiliki kaitan erat dengan produktivitas pertanian. Infrastruktur pengairan yang baik diharapkan dapat membantu petani memperoleh pasokan air yang memadai sehingga mampu meningkatkan produksi dan menjaga keberlangsungan kegiatan pertanian.

BACA JUGA :  Pentingnya Hidrasi Sehat: Inovasi Produk Kesehatan untuk Mencegah Penyakit

“Bagaimana agar petani itu bisa panen atau bisa meningkatkan…” tutur Hamka.

Namun, Hamka mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak cukup hanya dengan membangun fisik. Setelah infrastruktur selesai, diperlukan tanggung jawab bersama untuk menjaga dan merawat aset tersebut agar tetap berfungsi dalam jangka panjang.

Ia secara khusus meminta kelompok P3A ikut menjaga saluran irigasi yang telah dibangun pemerintah. Perawatan tersebut mencakup aspek kelestarian bangunan dan saluran sekaligus menjaga kebersihan agar jaringan irigasi dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani.

“Kita sebagai pemampu dari irigasi itu selalu menjaga aset yang telah dibangunkan kepada kita. Menjaga itu baik dari segi kelestarian daripada saluran tersebut, juga kebersihannya,” tegasnya.

Menurut Hamka, keterlibatan petani melalui P3A sangat penting karena mereka merupakan pihak yang berhubungan langsung dengan pemanfaatan jaringan irigasi. Dengan adanya kesadaran untuk menjaga fasilitas bersama, manfaat pembangunan pemerintah dapat dirasakan lebih lama oleh masyarakat.

Berbagai aspirasi dan kendala yang disampaikan kelompok P3A dalam pertemuan tersebut, kata Hamka, akan menjadi bahan evaluasi dalam menjalankan fungsi pengawasan DPR RI bersama mitra kerja terkait.

Ia memastikan akan terus mengawal program pembangunan agar pelaksanaannya tepat sasaran, berkualitas dan transparan. Bagi Hamka, setiap rupiah anggaran yang digunakan untuk pembangunan harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional. Infrastruktur irigasi yang terawat dan berfungsi dengan baik dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam membantu petani meningkatkan produktivitas dan menjaga keberlanjutan produksi pangan.

Hamka menegaskan, pengawasan DPR RI akan terus diarahkan agar program pemerintah tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur semata, melainkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

BACA JUGA :  DPR Kawal Penyaluran PIP di SDN 3 Cadasari Pandeglang

Penulisan

Dari Gowa, Hamka B. Kady Tekankan Pentingnya Irigasi dan P3A untuk Perkuat Ketahanan Pangan

GOWA — Anggota Komisi V DPR RI Hamka B. Kady menegaskan pentingnya penguatan infrastruktur irigasi dan peran kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional. Pesan tersebut disampaikan Hamka saat berdiskusi bersama kelompok P3A dalam kunjungannya di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Pertemuan tersebut turut didampingi jajaran Satker Operasi dan Pemeliharaan BBWS Pompengan Jeneberang. Dalam diskusi itu, Hamka mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat sekaligus berbagai persoalan yang dihadapi petani dalam pemanfaatan dan pemeliharaan jaringan irigasi.

Hamka menilai kunjungan lapangan menjadi bagian penting dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPR RI. Menurutnya, wakil rakyat harus mengetahui secara langsung bagaimana sebuah program pemerintah dilaksanakan dan dirasakan masyarakat.

“Harus memastikan semua, apakah P3A, apakah irigasi, rumah tidak layak ini, dan lain-lain sebagainya. Itu saya harus pastikan sampai ke bawah,” ujar Hamka, dikutip dari akun Instagram pribadinya.

Ia mengatakan, pengawasan tersebut diperlukan untuk memastikan program pemerintah benar-benar membantu masyarakat. DPR RI, kata dia, memiliki peran untuk memberikan keyakinan kepada pemerintah bahwa program yang dijalankan memiliki manfaat nyata dan layak untuk terus diperkuat.

“Kalau saya DPR RI, untuk meyakinkan kepada pemerintah bahwa program ini sangat membantu rakyat,” ujarnya.

Dalam konteks irigasi, Hamka menilai keberlanjutan program harus terus diperhatikan. Infrastruktur pengairan memiliki peranan penting bagi petani karena berkaitan langsung dengan kemampuan mereka mengelola lahan dan meningkatkan hasil pertanian.

“Apakah P3A kita lanjutkan? Apakah irigasi-irigasi itu kita lanjut-lanjut?” kata Hamka.

Ia berharap dukungan terhadap infrastruktur pertanian dapat menciptakan kondisi yang semakin baik bagi para petani. Dengan sistem irigasi yang berfungsi optimal, petani diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan memperoleh hasil panen yang lebih baik.

“Bagaimana agar petani itu bisa panen atau bisa meningkatkan…” ucapnya.

BACA JUGA :  Hamka B Kady Tekankan Efisiensi dan Penguatan LKPP

Di sisi lain, Hamka mengingatkan pentingnya tanggung jawab masyarakat dalam menjaga aset infrastruktur yang telah dibangun pemerintah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan juga sangat ditentukan oleh bagaimana fasilitas tersebut dirawat setelah selesai dibangun.

Hamka meminta kelompok P3A turut menjaga jaringan irigasi, baik dari sisi kelestarian saluran maupun kebersihannya. Pemeliharaan secara bersama-sama diperlukan agar saluran tetap berfungsi dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pertanian masyarakat.

“Kita sebagai pemampu dari irigasi itu selalu menjaga aset yang telah dibangunkan kepada kita. Menjaga itu baik dari segi kelestarian daripada saluran tersebut, juga kebersihannya,” tegasnya.

Hamka menilai sinergi antara pemerintah, DPR RI, BBWS, dan kelompok P3A harus terus diperkuat. Komunikasi langsung dengan petani diperlukan agar persoalan yang muncul di lapangan dapat segera diketahui dan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan maupun pengawalan program.

Ia memastikan aspirasi serta kendala yang disampaikan masyarakat akan menjadi bagian dari bahan pengawasan DPR RI bersama mitra kerja terkait. Menurutnya, pembangunan harus diarahkan agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, bukan sekadar memenuhi target pembangunan fisik.

Hamka juga menegaskan bahwa penguatan infrastruktur irigasi merupakan bagian dari upaya yang lebih besar untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Karena itu, program-program yang memberikan manfaat langsung kepada petani harus mendapatkan perhatian dan pengawalan secara berkelanjutan.

Melalui kunjungan tersebut, Hamka kembali menegaskan komitmennya untuk mengawal program pemerintah dari sisi pengawasan DPR RI, sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur dapat memberikan manfaat nyata, tepat sasaran, berkualitas, transparan, dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya para petani.

 

spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer