Rabu, Oktober 7, 2026

Jelang Idul Adha, 120 Peserta Ikuti Sosialisasi Pemotongan Hewan Kurban di Jaktim

NasionalDaerahJelang Idul Adha, 120 Peserta Ikuti Sosialisasi Pemotongan Hewan Kurban di Jaktim

JAKARTA, zonarilis.com – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar sosialisasi penanganan dan pemotongan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serbaguna Bambu Apus, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Rabu (6/5).

Sebanyak 120 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 100 perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), utusan dari 10 kecamatan, serta 20 petugas Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur. Selain itu, sosialisasi juga diikuti secara daring oleh perwakilan kecamatan dan 65 kelurahan.

Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Timur, Fauzi, menekankan pentingnya pemahaman panitia kurban terhadap tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam.

BACA JUGA :  CBA Bongkar "Inovasi" Anggaran Fantastis di Pelalawan: Dari Biaya Makan Miliaran hingga Kasus Narkoba yang Menguap

“Panitia menerima amanah dari masyarakat, sehingga harus memahami tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai syariat,” ujarnya dikutip zonarilis dari keterangan resmi.

Ia menambahkan, selain aspek kehalalan, kualitas daging kurban juga harus diperhatikan. Panitia diharapkan memahami pemeliharaan hewan, mulai dari pemberian pakan hingga kesiapan sebelum penyembelihan, agar hewan dalam kondisi sehat dan layak.

“Jika prosesnya baik, masyarakat akan menerima daging yang sehat dan berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto, menjelaskan bahwa pelaksanaan kurban juga harus mengacu pada regulasi yang berlaku, seperti Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 10 Tahun 2022.

BACA JUGA :  Barisan Jakarta Minta Masyarakat Objektif Sikapi Insiden Penurunan Penumpang TransJakarta

“Aturan tersebut menegaskan bahwa kurban tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga harus menjamin kesehatan hewan dan keamanan pangan bagi masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, kurban merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan kesehatan publik. Oleh karena itu, edukasi teknis sangat diperlukan agar proses pemotongan berjalan dengan baik dan menghasilkan daging yang aman, sehat, serta sesuai prinsip halal dan thayyib.

Ia berharap, melalui sosialisasi ini para peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh saat pelaksanaan kurban nanti.

“Harapannya, pada Idul Adha nanti, penyembelihan hewan kurban dapat dilakukan dengan baik dan benar, sehingga daging yang dihasilkan layak konsumsi dan sesuai syariat,” tandasnya. ***

spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer