JAKARTA, zonarilis.com – Kebakaran melanda Gang Tugu di Jalan Raya Setu Cipayung, RT 06/04, Kecamatan Cipayung Jakarta Timur, rupanya bersumber dari lapak barang bekas atau rongsokan.
Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar hingga kemacetan panjang, terlebih petugas mengalami kesulitan akses saat mengulurkan selang dari mobil damkar karena pemukiman padat.
Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Saruli Apip, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 13.30 WIB. Tidak lama berselang, petugas langsung dikerahkan ke lokasi.
“Kami mengerahkan 14 unit mobil pemadam dengan kekuatan sekitar 70 personel,” ujar Saruli dikutip dari beritajakarta.
Ia menjelaskan, api diduga berasal dari bangunan bedeng di area lapak barang bekas, kemudian dengan cepat merambat ke tumpukan material mudah terbakar di sekitarnya, termasuk area warteg yang berada di lokasi.
Proses pemadaman dimulai pukul 13.40 WIB dan api dinyatakan benar-benar padam pada pukul 15.30 WIB. Area terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 400 meter persegi.
“Penanganan berjalan cukup cepat, sehingga api tidak sempat merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi,” tambahnya.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh area lapak dilaporkan hangus terbakar.
Salah satu karyawan lapak, Jalil, mengaku sempat panik saat api mulai membesar. Ia menyebut kejadian berlangsung cepat dan membuat para pekerja langsung berupaya menyelamatkan diri.
“Awalnya saya lagi istirahat di mess, tiba-tiba dibangunin teman ada kebakaran. Saya langsung keluar menyelamatkan diri,” ujarnya.
Warga sekitar sempat mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, angin kencang dan minimnya sumber air membuat api cepat membesar lantaran disebelah juga merupakan rumah kusen yang dipenuhi limbah perkayuan.
Berdasarkan pantauan zonarilis, asap tebal memang hilang dalam waktu singkat saat petugas pemadam kebakaran berhasil memasuki area tersebut.
Namun hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut. ***











