JAKARTA, zonarilis.com – Sebanyak 160 peserta mengikuti Workshop Eco Enzym dalam rangka Gerakan Nasional Bersih Sungai 2026 yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (18/6).
Kegiatan ini melibatkan unsur Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, PKK, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat. Workshop tersebut diinisiasi oleh Komunitas Sedulur Bunda Milenial sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-499 DKI Jakarta.
Duta Eco Enzym Jakarta Selatan, Nurul Azizah Syafrin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah organik rumah tangga. Peserta juga dilatih langsung membuat eco enzym dari sisa buah dan molase yang kemudian difermentasi selama sekitar tiga bulan.
“Dalam kegiatan ini kami membuat sekitar 16 galon eco enzym dari bahan organik. Hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai cairan pembersih hingga membantu pengurangan bau di lingkungan, termasuk sungai,” ujarnya dikutip dari PPID Provinsi DKI Jakarta, Kamis, (17/6/2026).
Ia menambahkan, program ini akan diperluas hingga tingkat kelurahan bahkan RT/RW agar masyarakat lebih aktif mengelola sampah dari sumbernya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Selatan, Iwan K. Santoso, menegaskan bahwa gerakan ini sejalan dengan instruksi Gubernur terkait pemilahan dan pengurangan sampah dari sumber.
Menurutnya, pengelolaan sampah menjadi semakin penting mengingat kapasitas pembuangan ke TPST Bantargebang akan dibatasi dan hanya diperuntukkan bagi sampah residu.
“Perlu dukungan semua pihak untuk memilah sampah sejak dari rumah agar pengurangan sampah bisa berjalan optimal,” tandasnya. ***










