JAKARTA, zonarilis.com – Sejak kick-off Piala Dunia 2026, Kata Konsumen Merah Putih menerima puluhan laporan dari masyarakat terkait gangguan akses siaran Piala Dunia 2026 di TVRI. Keluhan utama meliputi hilangnya sinyal TV digital, error pada situs resmi http://klik.tvri.go.id & http://tvri.go.id, serta aplikasi TVRI yang tidak dapat dibuka saat pertandingan berlangsung.
TVRI sebelumnya telah menyatakan telah memperoleh hak siar dan berkomitmen menyiarkan Piala Dunia 2026 secara gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia. Namun kondisi di lapangan menunjukkan akses belum setara dan stabil.
Oktoryandi, Direktur Kata Konsumen Merah Putih, menyampaikan, bahwasanya janji harus ditepati dan dibarengi dengan kesiapan infrastruktur.
“Kami memahami Piala Dunia adalah event dengan trafik tinggi. Tapi janji siaran gratis harus dibarengi dengan kesiapan infrastruktur. Masyarakat berhak mendapat akses yang layak, apalagi TVRI dibiayai dari APBN dan hak siar. Gangguan sinyal digital dan error server di jam tayang utama sama artinya menutup akses informasi publik. Kami minta TVRI segera berkoordinasi dengan penyelenggara multipleks sing, perbaiki server streaming, dan buka kanal pengaduan real-time agar masalah cepat direspons.” Ujarnya melalui siaran resmi yang diterima redaksi, Selasa, (16/6/2026).
Oleh karena itu, Konsumen Merah Putih mendorong TVRI untuk:
- Transparan, menyampaikan penyebab gangguan dan langkah perbaikan ke publik
- Meningkatkan kapasitas server streaming agar tidak down saat jam tayang utama
- Memastikan pemerataan sinyal TV digital, khususnya di wilayah 3T sesuai mandat TVRI
- Membuka posko aduan, yang responsif selama Piala Dunia 2026 berlangsung
- Kami siap memfasilitasi dialog antara konsumen, TVRI, dan regulator agar hak masyarakat untuk mendapatkan informasi & hiburan publik tetap terpenuhi. ***










