TAKALAR — Komitmen Anggota DPR RI Hamka B Kady dalam memperjuangkan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Program yang difokuskan pada pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi desa itu dinilai membawa perubahan besar bagi sektor pertanian di Kabupaten Takalar.
Di Desa Kalelantang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, keberadaan saluran irigasi baru membuat petani kini lebih mudah mendapatkan pasokan air untuk lahan persawahan mereka. Kondisi tersebut berdampak langsung pada peningkatan hasil produksi pertanian.
Ketua P3A Desa Kalelantang, Basri, mengatakan sebelum adanya program P3TGAI banyak sawah warga yang kesulitan dialiri air sehingga produktivitas pertanian rendah. Namun setelah saluran irigasi dibangun, situasi berubah drastis.
“Sekarang air sudah sampai ke sawah-sawah petani. Dulu banyak lahan yang tidak teraliri, tetapi setelah ada program ini kondisi pertanian jauh lebih baik,” ujarnya.
Basri menjelaskan, para petani kini dapat meningkatkan masa tanam dari satu kali menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun. Menurutnya, kondisi tersebut turut berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat.
“Petani sekarang lebih semangat karena hasil panen meningkat. Bahkan ada yang sudah bisa panen tiga kali dalam setahun,” katanya.
Program P3TGAI sendiri dilaksanakan melalui pola padat karya tunai dengan melibatkan masyarakat setempat dalam proses pengerjaan. Selain memperbaiki infrastruktur pertanian, program tersebut juga membantu membuka lapangan kerja di desa.
Masyarakat pun berharap perjuangan Hamka B Kady dalam mengawal program irigasi di pusat terus berlanjut agar pembangunan saluran air dapat menjangkau lebih banyak wilayah pertanian.
“Kami berharap program ini terus dilanjutkan karena manfaatnya sangat besar bagi petani dan masyarakat desa,” tutup Basri.










