Rabu, Oktober 7, 2026

PDIP DKI Tempuh Jalur Hukum, Soal Dugaan Foto Hoax Melva Pardede

HeadlinePDIP DKI Tempuh Jalur Hukum, Soal Dugaan Foto Hoax Melva Pardede

Pilipus Tarigan, S.H,. M.H, Wakil Ketua Bidang Hukum DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, mengatakan partainya sangat dirugikan, terkait viralnya photo Melva Pardede memakai atribut PDI Perjuangan di Medsos.

JAKARTA, Zonarilis.com – Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDI Perjuangan DKI Jakarta meminta Melva Maria Rosa Pardede, segera memberikan klarifikasi, saat memprotes keras Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), pada aksi 27 Agustus 2026, di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat.

Aksi AMPB itu mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset. Namun Melva Pardede yang kabarnya aktivis komunitas ojek online (Ojol) ini mengaku kecewa. Kabarnya Ia menganggap AMPB tidak konsisten berjuang, pasca audiensi dengan pimpinan DPR RI. Ucapan protes pedas Melva Pardede yang ditujukan kepada AMPB itu pun akhirnya viral di Medsos.

Namun, kemudian, beredar luas sebuah foto dimana Melva Pardede berpakaian atribut partai PDI Perjuangan. Bahkan dibumbui narasi, dirinya kader PDI Perjuangan. Termasuk pernah menjadi relawan pemenangan Pramono Anung-Rano Karno, yang di usung PDI Perjuangan, di Pilkada Jakarta 2024.

Diduga Bukan Kader PDIP

Pilipus Tarigan, S.H,. M.H, Wakil Ketua Bidang Hukum DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, mengatakan partainya sangat dirugikan, terkait viralnya photo Melva Pardede memakai atribut PDI Perjuangan di Medsos.

Pilipus menegaskan, Melva Pardede (patut diduga) bukan anggota dan kader PDI Perjuangan. Karena itu, dia meminta, agar yang bersangkutan segera memberikan klarifikasi kepada publik. Baik lewat video, maupun narasi di Medsos.

BACA JUGA :  Gandeng Kejaksaan, Reda Manthovani Luncurkan 'JAGAIN' untuk Digitalisasi Prestasi Atlet Disabilitas

“Setelah kami pelajari, foto yang viral ini hasil editan Artificial Intelligence (AI) dan fitnah (hoax). Jadi ada baiknya saudari Melva memberikan klarifikasi. Supaya tak ada lagi kegaduhan di tengah masyarakat,” ucap Pilipus, dalam keterangan resmi kepada redaksi, Selasa (1/9/2026).

Pilipus menjelaskan, DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta telah menugaskan BBHAR PDI Perjuangan DKI Jakarta, untuk menyikapi persoalan ini, melalui jalur hukum.

PDIP Jakarta menyesalkan, foto hoax ini sempat dibagikan di akun Instagram yang mengatasnamakan Joko Widodo. Dimana akun tersebut memiliki pengikut 55,8 juta pengikut. Namun tak lama kemudian dihapus. Diinformasikan, konten yang diunggah ulang ini berasal dari akun spill.id17.

“Kalau nanti saudari Melva Pardede memberikan klarifikasi kepada publik, maka BBHAR PDI Perjuangan DKI Jakarta, akan segera mengambil langkah hukum dengan melaporkan ke pihak Kepolisian terkait Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Jadi kepada pihak yang sengaja menyebarkan foto hoax ini, siap-siap saja terjerat persoalan hukum,” tegasnya.

Indikasi Fitnah PDIP

Hal senada disampaikan Marthin Pasaribu, S.H, Kepala BBHAR PDI Perjuangan DKI Jakarta. Dia ikut menegaskan, setelah dilakukan pencarian data dan fakta di lapangan, Melva Pardede bukan anggota, apalagi kader PDI Perjuangan di wilayah DKI Jakarta. Dia menilai, foto hoax yang sengaja diviralkan tersebut, memang ada indikasi untuk memfitnah partainya.

BACA JUGA :  Dari Nadiem ke Yaqut, Tameng Integritas yang Nyangkut...

“Kami menduga ada gerakan politik yang sengaja mengadu domba PDI Perjuangan dengan pemerintah. Karena buntut dari demo 27 Agustus lalu, berujung terjadi kerusuhan. Kemudian PDI Perjuangan dijadikan kambing hitam dibalik permainan politik busuk ini. Padahal, intruksi dari DPP PDI Perjuangan, semua pengurus dan anggota tak ada intruksi aksi demo, termasuk memakai atribut partai,” ungkapnya.

Dikabarkan, domisili Melva Pardede tinggal di wilayah Jakarta Pusat. Karena itu, kata Marthin, DPC PDI Perjuangan Jakarta Pusat sedang berusaha menjumpai dengan cara kekeluargaan. Dan meminta Melva Pardede, agar bersedia memberikan klarifikasi kepada masyarakat luas.

“Kalau dia memang anggota PDI Perjuangan, tinggal tunjukkan saja kartu tanda anggotanya. Justru, kami menyesalkan, sampai hari ini dia belum mau memberikan klarifikasi lewat video di Medsos. Seharusnya beliau bisa bersikap bijak. Supaya kegaduhan politik yang terjadi ini bisa reda,” terangnya.

Langkah Hukum

Kalau pun nanti Melva Pardede tidak bersedia memberikan klarifikasi, Marthin mengatakan pihaknya tetap mengambil langkah hukum. BBHR PDI Perjuangan DKI Jakarta berencana melaporkan kasus ini ke Mabes Polri atau Polda Metro Jaya, dengan laporan, pihak-pihak yang sengaja menyebarkan foto hoax, Melva Pardede memakai atribut PDI Perjuangan di Medsos.

“Jadi pelaku yang sengaja menyebarkan foto hoax ini tidak bisa cuci tangan dari perbuatannya. Mereka harus bertanggung jawab dalam persoalan hukum,” lugasnya.

BACA JUGA :  Ekonomi Sulit, Warga Rusun DKI Jakarta Ancam Kepung Balai Kota: Jangan Zholimi Rakyat!

Kemudian Pilipus kembali menambahkan, bahwa memahami tafsir UU ITE, memang penuh tafsir hukum. Karena dalam menanggapi berita, foto dan konten hoax belum tentu ada kebenarannya. Nah, saat akun Instagarm yang mengatasnamakan Joko Widodo membagikan photo hoax Melva Pardede memakai atribut PDI Perjuangan, dia menegaskan, partainya terbukti menjadi korban fitnah.

Dugaan Melanggar UU ITE

Rencanaya, delik hukum yang rencananya bakal dilaporkan BBHAR PDI Perjuangan ke pihak Kepolisian, adalah UU ITE, Pasal 28 Ayat (1) & (2): Melarang penyebaran berita bohong yang merugikan konsumen dalam transaksi elektronik serta informasi provokatif yang memicu kebencian berdasarkan SARA. Ancaman Pidana (Pasal 45A Ayat 1): Penjara maksimal 6 tahun dan/atau denda hingga Rp1 miliar.

“BBHAR PDI Perjuangan DKI Jakarta akan fokus pada laporan delik formil dalam UU ITE, jadi tidak perlu membahas dari pada akibatnya. Melainkan kami akan mempermasalahkan perbuatan yang di larang secara hukum. Karena siapa yang melakukan perbuatan membagikan berita, photo, konten video yang terbukti hoax kepada publik, harus mempertanggungjawabkannya dihadapan hukum,” tandasnya. (RED)

spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer