Rabu, Oktober 7, 2026

60 Ribu Ton Sampah di Cilincing, Judistira Hermawan: Kita Tidak Cari Kesalahan tapi Cari Solusi

NasionalDaerah60 Ribu Ton Sampah di Cilincing, Judistira Hermawan: Kita Tidak Cari Kesalahan tapi Cari Solusi

JAKARTA – Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, mengungkap fakta mencengangkan saat melakukan sidak ke TPS liar di Cilincing, Jakarta Utara.

Di lokasi tersebut, Judistira menemukan tumpukan sampah liar yang diperkirakan mencapai 60.000 ton dengan ketinggian hampir 15 meter. Jumlah tersebut dinilai sangat besar dan sudah tidak wajar berada di tengah kawasan permukiman.

“60 ribu ton ini sangat besar loh Pak. Bahwa tumpukan sampah di sini diperkirakan sudah jumlahnya 60 ribu ton sampah. Kemudian isinya sudah hampir 15 meter ke atas,” ujar Judistira Hermawan saat berdialog dengan warga dan jajaran di lokasi sidak seperti dikutip di Instagram pribadinya.

BACA JUGA :  CBA Desak KPK Investigasi Dugaan Proyek Mangkrak dan Kerusakan Puskesmas Karang Penang Sampang

Politisi Partai Golkar itu menegaskan, Pansus yang ia pimpin tidak akan bekerja dengan pola saling menyalahkan. Fokus utama Pansus adalah menata kawasan dan mencari jalan keluar berkelanjutan bagi masyarakat Jakarta.

Judistira menjelaskan, keberadaan TPS yang selama ini berstatus tidak resmi dan semi-resmi akan segera ditertibkan. Sebagai gantinya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama DPRD akan menyiapkan TPS resmi yang lebih layak, terkontrol, dan ramah lingkungan.

“Pansus tidak mencari-cari kesalahan orang. Tapi Pansus pengelolaan sampah mencari solusi untuk masyarakat Jakarta,” tegas Judistira yang akrab disapa Bang Wawan itu.

Dalam sidak tersebut, Pansus juga mendengarkan langsung keluhan warga. Seorang warga mengaku telah tinggal berdampingan dengan TPS liar tersebut sejak November 2002. Warga menyebut truk-truk besar dari arah Cakung datang setiap hari tanpa kejelasan asal-usulnya, menimbulkan bau menyengat yang masuk hingga ke rumah-rumah warga.

BACA JUGA :  Disparekraf DKI Bungkam Soal Kabar Soft Opening “Stadium Jakarta” di Kelapa Gading

Menurut Judistira, kondisi di Cilincing menjadi bukti bahwa Jakarta saat ini berada dalam kondisi darurat sampah. Dengan volume sampah Jakarta yang mencapai 9.000 ton per hari, ketergantungan pada TPST Bantargebang tidak bisa lagi dilanjutkan.

Ia menekankan pentingnya pengelolaan sampah dari sumber, penguatan bank sampah, serta pemanfaatan teknologi seperti RDF dan BSF untuk menekan volume sampah yang dibuang ke TPA.

“Sekaligus juga kita akan memikirkan dampak lingkungan yang lebih baik ke depan ya, kemudian berkelanjutan,” pungkasnya.

spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer