Rabu, Oktober 7, 2026

BEM UI Gelar Aksi “Menuju Indonesia Bangkrut”, Sampaikan Lima Tuntutan ke Pemerintah

NasionalBEM UI Gelar Aksi “Menuju Indonesia Bangkrut”, Sampaikan Lima Tuntutan ke Pemerintah

JAKARTA, zonarilis.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi bertajuk “Menuju Indonesia Bangkrut” di Jakarta, Jumat (12/6/2026), sebagai bentuk protes terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat.

Aksi ini berangkat dari Kampus Universitas Indonesia, Depok, sebelum massa bergerak menuju pusat ibu kota. Hingga siang hari, konsentrasi massa aksi dilaporkan telah memasuki kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, setelah sebelumnya bergerak melalui sejumlah ruas jalan utama.

Dalam aksi tersebut, BEM UI menyampaikan lima tuntutan utama kepada pemerintah. Pertama, mereka meminta penghentian praktik pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dinilai tidak tepat sasaran. Kedua, menuntut penurunan harga kebutuhan pokok serta bahan bakar minyak (BBM) di tengah tekanan biaya hidup masyarakat.

BACA JUGA :  CBA Soroti Kejanggalan Anggaran di Polda Metro Jaya: Operasional Pengamanan Demo Mahasiswa Jadi Misteri

Ketiga, BEM UI meminta penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, dengan alasan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas program tersebut. Keempat, mereka menyerukan penghentian militerisme di ruang sipil sebagai bagian dari penguatan prinsip demokrasi.

Kelima, mahasiswa mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk bersikap terbuka terhadap berbagai persoalan yang terjadi serta mengakui kesalahan atas kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, mengatakan aksi ini telah direncanakan dan disampaikan secara resmi kepada pihak terkait. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan aksi spontan.

“Kami sudah mengirim surat pemberitahuan resmi, mempublikasikan rute dan tujuan aksi di media sosial sejak hari-hari sebelumnya. Ini bukan aksi dadakan,” ujar Dimas kepada wartawan.

BACA JUGA :  Peristiwa Misa Arwah di Depok sebagai Buktikan Gagasan "Ketuhanan yang Berkebudayaan" Belum Membumi

Selain menyampaikan tuntutan, BEM UI juga membuka penggalangan dana (open donasi) untuk mendukung kebutuhan aksi di lapangan. Donasi tersebut disebut digunakan untuk mendukung logistik, operasional, dan kebutuhan teknis selama aksi berlangsung, dengan mekanisme pengumpulan dana melalui kanal digital yang diumumkan melalui akun resmi organisasi. ***

spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer