Rabu, Oktober 7, 2026

Karyawan Kebun Raya Bogor Dapat Bimtek, Pengelolaan Sampah Didorong Lebih Ketat

NasionalDaerahKaryawan Kebun Raya Bogor Dapat Bimtek, Pengelolaan Sampah Didorong Lebih Ketat

JAKARTA, Zonarilis.com – Puluhan karyawan dan petugas kebersihan di Kebun Raya Bogor mengikuti bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan sampah terpadu sebagai langkah memperkuat sistem lingkungan berkelanjutan di kawasan wisata konservasi tersebut.

Program ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, dan pengelola kebun raya. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada 16 dan 23 April 2026.

General Manager Corporate Communication PT Mitra Natura Raya, Zaenal Arifin, mengatakan peningkatan kapasitas petugas menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang efektif.

“Petugas kebersihan adalah garda terdepan dalam menjaga kualitas lingkungan. Melalui bimtek ini, kami berharap standar pengelolaan sampah di kawasan publik dan konservasi semakin meningkat,” ujarnya dikutip zonarilis Rabu,(29/4/2026).

BACA JUGA :  Ajak Warga Tenang Hadapi Pemadaman Bergilir, Habib Aboe: Pihak PLN Perlu Berkomunikasi dengan Rakyat Kalsel...

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali berbagai materi praktis, mulai dari pemilahan sampah organik dan anorganik, pengelolaan limbah taman, hingga penerapan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle). Selain itu, sistem kebersihan kawasan wisata berbasis konservasi juga menjadi fokus utama.

Koordinator Kelompok Kerja Terapan Pusat Standarisasi Instrumen Lingkungan Hidup, Yayuk Siswiyanti, menegaskan bahwa kebijakan nasional kini mendorong pengelolaan sampah langsung di sumbernya.

Ia merujuk pada Perpres Nomor 12 Tahun 2025 yang menargetkan 100 persen sampah terkelola pada 2029. Dalam skema ini, hanya residu atau sampah anorganik yang tidak bernilai ekonomi yang diperbolehkan dikirim ke tempat pembuangan akhir (TPA).

“Kawasan wisata seperti Kebun Raya Bogor menjadi salah satu penghasil sampah dari aktivitas pengunjung. Karena itu, pengelolaan harus diselesaikan di kawasan untuk mengurangi beban TPA,” jelasnya.

BACA JUGA :  Puan Maharani Dorong Pengelolaan Sampah Harus Jadi Budaya, Bukan Respons Sesaat

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah dan pengelola kawasan menjadi faktor penting dalam mencapai target tersebut.

Sementara itu, pihak DLH Kota Bogor menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, terutama di kawasan dengan tingkat kunjungan tinggi. Upaya ini dinilai tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung. Pengelola Kebun Raya Bogor berharap program serupa dapat terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen menjaga keberlanjutan ekosistem sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pengelola, dan masyarakat. ***

spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer