Rabu, Oktober 7, 2026

Sikapi Protes “Shut Up KDM” di GBLA, Dedi Mulyadi: Itu Bukti Bobotoh Menjaga Profesionalisme Persib

Gaya HidupSikapi Protes "Shut Up KDM" di GBLA, Dedi Mulyadi: Itu Bukti Bobotoh Menjaga Profesionalisme Persib

​JAKARTA, Zonarilis.com – Atmosfer panas laga Persib Bandung kontra Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4/2026), tidak hanya terjadi di atas lapangan. Sebuah spanduk bertuliskan “Shut Up KDM” yang membentang di tribun utara menjadi sorotan publik, yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

​Menanggapi aksi tersebut, pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) justru menunjukkan sikap rendah hati. Alih-alih merasa tersinggung, KDM mengapresiasi pesan menohok dari Bobotoh tersebut sebagai bentuk kecintaan fans dalam menjaga kemurnian klub dari pengaruh politik.

​“Teman-teman Bobotoh di tribun utara GBLA, saya ucapkan terima kasih atas spanduk yang dibentangkan. Saya yakin itu didasari keinginan agar profesionalisme sepak bola tetap terjaga tanpa tercederai oleh politik,” ujar KDM melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, Minggu (26/4/26).

BACA JUGA :  Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Menilai Fun Run 2026 Cerminkan Persatuan Anak Bangsa

KDM menjelaskan bahwa riuh di media sosial bermula dari niat baik untuk memotivasi tim meraih target besar. Ia mengklarifikasi bahwa bonus yang sempat ia umumkan berasal dari Maruarar Sirait (Bang Ara).

​Menurut KDM, komitmen itu lahir dari diskusi bersama manajemen puncak Persib Bandung yang tengah berjuang mengejar sejarah hattrick juara tiga kali berturut-turut. “Manajemen menyampaikan bahwa tantangannya sangat berat, sehingga diperlukan supporting yang tinggi. Itulah alasan Bang Ara menyiapkan bonus Rp1 miliar untuk setiap kemenangan di laga tandang,” jelasnya.

​Secara total, disiapkan dana sebesar Rp5 miliar untuk lima pertandingan tandang terpilih. KDM menegaskan bahwa dirinya telah berkonsultasi dengan pihak manajemen sebelum memublikasikan hal tersebut guna memastikan tidak ada regulasi yang dilanggar.

BACA JUGA :  Nagita Slavina Masuk Persikad Depok, Pemda Jabar Tancap Gas Bahas Pengembangan Klub

Meski menuai pro dan kontra di kalangan suporter, langkah pemberian bonus ini dinilai wajar oleh pelatih Persib, mengingat status tim yang saat ini bertengger di peringkat pertama klasemen. Bagi KDM, teguran melalui spanduk di GBLA adalah bagian dari dinamika sehat antara tokoh publik dan komunitas suporter.

​Ia berharap, dengan adanya klarifikasi ini, seluruh energi Bobotoh dan elemen pendukung dapat kembali fokus mengawal langkah Persib Bandung menuju tangga juara tanpa adanya keraguan atas integritas tim.(Red).

spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer