Rabu, Oktober 7, 2026

Skandal Accu “Bodong” Lumpuhkan Truk Sampah Jakarta Selatan, PT Putra Tangguh Perkasa Disorot

NasionalDaerahSkandal Accu “Bodong” Lumpuhkan Truk Sampah Jakarta Selatan, PT Putra Tangguh Perkasa Disorot

​JAKARTA, zonarilis.com – Layanan kebersihan di Jakarta Selatan di ambang kelumpuhan total. Ratusan pengemudi truk sampah Sudin Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Selatan kini dipaksa bekerja dalam kondisi mencekam akibat armada yang terus mogok di jalan. Akar permasalahannya krusial: accu yang dipasok untuk operasional diduga adalah barang abal-abal yang tidak memenuhi standar teknis, jauh di bawah kualitas accu yang digunakan oleh wilayah administratif lainnya di DKI Jakarta.

​Kumbang—bukan nama sebenarnya—salah satu sopir yang beroperasi di lapangan, blak-blakan membongkar penderitaan para pengemudi. Menurutnya, accu merek “Incoe” yang mereka terima tidak memiliki daya tahan yang layak. “Baru sebentar sudah soak. Kami sering mogok di jalan dan harus menanggung biaya sendiri untuk menutupinya. Sudah lima tahun kami dipaksa ‘ngompreng’ hanya untuk menambal kekurangan fatal dari accu yang disediakan Sudin LH Jakarta Selatan,” ungkapnya dengan nada geram pada minggu (07/0626).

BACA JUGA :  Di Tengah Kepungan Properti Mahal Margonda, TOD Pondok Cina Diproyeksikan untuk MBR

​Investigasi lapangan mengungkap fakta yang lebih mengejutkan di balik derita para sopir. Berdasarkan data pengadaan tahun 2025, proyek accu ini dimenangkan oleh PT Putra Tangguh Perkasa melalui katalog Inaproc. Namun, perusahaan ini diduga kuat beroperasi di atas pondasi manipulasi. Produk yang mereka tawarkan, yakni accu tipe N-70 dan N-100, tercatat tanpa merek yang jelas. Lebih fatal lagi, PT Putra Tangguh Perkasa menggunakan KBLI kategori “Perkakas” yang sama sekali tidak memiliki kaitan hukum maupun teknis dengan pengadaan suku cadang otomotif.

​Kejanggalan ini mencapai puncaknya saat dilakukan penelusuran alamat perusahaan di Gedung Permata Executive Office, Lantai 4, Jakarta Selatan. Tidak ada jejak aktivitas bisnis di sana. Pihak keamanan gedung menegaskan bahwa tidak pernah ada nama PT Putra Tangguh Perkasa yang menempati lokasi tersebut. Pertanyaan besar pun mencuat: bagaimana sebuah perusahaan yang kantornya tidak eksis dan memiliki kualifikasi usaha palsu dapat memenangkan tender pengadaan barang vital untuk kepentingan publik?

BACA JUGA :  Perkuat Kebersihan Pasar Induk Kramat Jati, FK REPNUS Puji Langkah Taktis Perumda Pasar Jaya

​Hingga saat ini, Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, Rizky Febriyanto, memilih bungkam saat dikonfirmasi mengenai keresahan pengemudi dan dugaan skandal pengadaan yang janggal ini. Tindakan diam ini justru mempertebal spekulasi adanya permainan kotor yang mengorbankan profesionalisme kinerja sopir dan kebersihan wilayah Jakarta Selatan. Aparat pengawasan dan pihak terkait kini didesak untuk turun tangan membongkar dugaan korupsi pengadaan yang terbukti memicu ketidakpastian operasional di lapangan.(zr).

spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer