Rabu, Oktober 7, 2026

Strategi Posko Pangan Sahara 2026: Menjaga Produktivitas di Tengah Penurunan Daya Beli

UncategorizedStrategi Posko Pangan Sahara 2026: Menjaga Produktivitas di Tengah Penurunan Daya Beli

Jakarta- Di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan dan ketidakpastian serta menurunnya daya beli masyarakat, berbagai upaya terus dilakukan untuk menjaga ketahanan ekonomi dan semangat para pelaku usaha. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Gebyar Posko Pangan 2026 SAHARA (Sahabat Usaha Rakyat) yang digagas oleh founder Sahara, Ir. Sharmila Yahya, M.Si pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

​Kegiatan yang bertujuan untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan ini diawali dengan senam pagi bersama. Selain menjaga kebugaran fisik dan mental para anggota, acara ini juga diramaikan dengan pembagian berbagai doorprize yang menambah antusiasme peserta.

​Pembekalan dan Strategi Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi

BACA JUGA :  Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras Dorong Pemuda LIRA Jadi Mitra Strategis Pemerintah

​Lebih dari sekadar ajang silaturahmi, Gebyar Posko Pangan Sahara menjadi wadah pembekalan penting bagi para anggota untuk mempertahankan dan mengembangkan usaha di tengah tekanan ekonomi. Menurunnya daya beli masyarakat secara langsung berdampak pada omzet dan keberlangsungan bisnis, khususnya di sektor pangan dan kebutuhan sehari-hari.

​Dalam arahannya, Founder SAHARA Ir. Sharmila Yahya, M.Si yang juga Ketua Umum INKOWAPI ini menekankan pentingnya ketahanan mental serta kolaborasi kolektif di kalangan pelaku usaha mikro untuk menghadapi situasi yang dinamis ini.

​”Di tengah tantangan penurunan daya beli saat ini, pelaku usaha tidak boleh menyerah pada keadaan. Kita harus jeli melihat peluang, menjaga kualitas produk, dan memperkuat jejaring kerja sama antaranggota agar roda ekonomi kerakyatan tetap berputar dan memberikan keuntungan yang berkelanjutan,” tegas Sharmila yang Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia dan Waketum Dekopin ini.

BACA JUGA :  DPR Minta BRAN Diberi Kewenangan Eksekusi Korektif Konflik Agraria

​Menghadapi tantangan tersebut, para pelaku usaha dituntut untuk semakin adaptif dengan menerapkan sejumlah strategi kunci, antara lain:
• ​Memahami Kebutuhan Konsumen: Menyediakan produk yang terjangkau bagi masyarakat sekaligus menjaga kualitas.
• ​Manajemen Harga & Operasional: Mengatur harga secara kompetitif serta mengendalikan biaya operasional secara efektif.
• ​Optimalisasi Jaringan & Kerja Sama: Membangun kerja sama yang kuat antar anggota, berbagi informasi, serta mengoptimalkan potensi bersama untuk memperluas peluang pasar dan menciptakan efisiensi.

​Melalui kegiatan ini, Posko Pangan Sahara diharapkan mampu terus menjadi pendorong semangat bagi para pelaku usaha agar tetap tangguh, adaptif, dan mampu menjaga keberlangsungan bisnis di tengah dinamika ekonomi. (RZ)

BACA JUGA :  BPJS Kesehatan Hentikan Kerja Sama dengan RS Petrokimia Gresik
spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer