Rabu, Oktober 7, 2026

Mayjen Trenggono Mundur dari TNI demi Badan Gizi, GSBK: Bagaimana dengan Letkol Teddy?

NasionalMayjen Trenggono Mundur dari TNI demi Badan Gizi, GSBK: Bagaimana dengan Letkol Teddy?

​JAKARTA, ZONARILIS.COM – Langkah Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Mayjen TNI Trenggono, yang memilih menanggalkan seragam militer demi fokus di jabatan sipil menuai apresiasi sekaligus kritik tajam. Keputusan ini memantik Koordinator Nasional Gerakan Santri Biru Kuning (GSBK), Febri Yohansyah, untuk kembali mempertanyakan status Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, yang masih aktif sebagai prajurit TNI.

​Febri menilai, langkah Mayjen Trenggono adalah bentuk dedikasi yang patut dicontoh. Namun, ia menyayangkan adanya “standar ganda” dalam penempatan perwira TNI di pemerintahan.

​”Jangan mundur, Jenderal. Keputusan Anda menunjukkan integritas. Namun, publik kini bertanya-tanya, mengapa perwira tinggi sekelas Mayor Jenderal memilih pensiun dini, sementara Letkol Teddy tetap menjabat sebagai Sekretaris Kabinet dengan status prajurit aktif?” ujar Febri saat dimintai keterangan, Sabtu (6/6/2026).

BACA JUGA :  Tuntut Tanggung Jawab, Padepokan Hukum Indonesia Siap Bawa Kasus Gagal Berangkat Umrah PT Nurrumi Sanggabuana ke Jalur Pidana

​Menurut Febri, polemik mengenai posisi TNI di jabatan sipil memang kerap menjadi sorotan masyarakat. Ia menegaskan bahwa perbandingan antara pangkat Mayor Jenderal dan Letnan Kolonel dalam konteks pengabdian negara seharusnya didasari pada aturan yang konsisten.

Kepastian mengenai mundurnya Mayjen Trenggono sebelumnya telah disampaikan secara resmi oleh Kepala BGN, Nanik S. Deyang. Ia menjelaskan bahwa proses administratif pengunduran diri tersebut bukan hal mendadak, melainkan langkah terencana agar pimpinan BGN bisa bekerja secara profesional tanpa beban dualisme fungsi.

​”Sebelum ditanyakan mengapa TNI aktif, saya tegaskan bahwa proses pengunduran diri sudah diajukan. Beliau akan segera memasuki masa pensiun. Prosesnya sudah berjalan sejak kemarin,” jelas Nanik dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

BACA JUGA :  Siti Asiyah Beri Hormat untuk Petani

Langkah Mayjen Trenggono dipandang banyak kalangan sebagai upaya untuk menjaga profesionalisme di lembaga non-kementerian tersebut. Namun, desakan GSBK kepada pemerintah untuk meninjau ulang status prajurit aktif di jabatan sipil diprediksi akan terus bergulir.

​Publik kini menanti respons pemerintah terkait batasan penempatan personel militer aktif agar tidak menimbulkan kecemburuan internal maupun pertanyaan etika di tengah masyarakat. Hingga berita ini diterbitkan, diskusi mengenai posisi Letkol Teddy masih menjadi perbincangan hangat di berbagai kanal media sosial dan ruang publik.(zr).

spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer