Rabu, Oktober 7, 2026

Mubes The Jakmania 2026: KTA dan Usia Jangan Jadi Alat Jegal, Saatnya Buka Keran Inklusivitas

NasionalDaerahMubes The Jakmania 2026: KTA dan Usia Jangan Jadi Alat Jegal, Saatnya Buka Keran Inklusivitas

​JAKARTA, Zonarilis.com – Musyawarah Besar (Mubes) The Jakmania 2026 yang kian dekat memantik riuh aspirasi dari akar rumput. Organisasi suporter terbesar di Indonesia ini didesak untuk melakukan transformasi radikal. Bukan sekadar pergantian pengurus, Mubes kali ini dituntut menjadi momentum pembaharuan tata kelola yang lebih profesional, modern, dan inklusif.

​Sorotan utama tertuju pada regulasi pemilihan Ketua Umum yang dinilai masih membelenggu potensi organisasi. Yogi, perwakilan suporter dari Jagakarsa, Jakarta Selatan, secara blak-blakan meminta panitia Mubes untuk segera memangkas syarat-syarat yang bersifat eksklusif. Baginya, batasan durasi kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA) yang terlalu lama serta persyaratan usia yang kaku adalah musuh bagi kemajuan organisasi.

​”Kami mendambakan pembaharuan nyata. Kepada panitia Mubes, buka aturan main seluas-luasnya. KTA dan batasan usia jangan sampai dijadikan alat jegal untuk menghalangi putra-putri terbaik Jakmania mengabdi. Hilangkan batasan diskriminatif yang hanya menutup pintu bagi talenta-talenta luar biasa,” tegas Yogi, Jumat (26/6/2026).

BACA JUGA :  Ekonomi Sulit, Warga Rusun DKI Jakarta Ancam Kepung Balai Kota: Jangan Zholimi Rakyat!

​Yogi menegaskan bahwa panitia harus bertransformasi dari sekadar ‘panitia pemilihan’ menjadi fasilitator yang proaktif. Mereka wajib mempermudah administrasi bagi setiap figur yang memiliki visi, kompetensi manajerial, dan integritas tinggi. “Jangan tutup pintu bagi figur profesional hanya karena mereka bukan bagian dari gerbong pengurus lama. Mubes harus menjadi medan adu gagasan yang sehat, bukan ajang seremonial elit yang terkunci oleh regulasi usang,” tambahnya.

​Harapan akan perubahan ini selaras dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Saat menghadiri pelantikan Pengurus KONI DKI Jakarta di Balai Kota, Jumat (26/6/2026), Pramono menekankan pentingnya sinergi dan profesionalisme dalam tubuh Jakmania.

​Dalam suasana yang cair, Gubernur sempat melontarkan kelakar kepada Staf Khusus Bidang Pemuda dan Olahraga, Dicky, terkait kerinduannya melihat Persija menjuarai liga. “Kalau lihat Dicky, mood saya hilang karena enggak juara-juara Pak Persija-nya,” ucapnya disambut tawa para tamu undangan.

BACA JUGA :  Keji! Bocah Autis Disetrum di Taman Kramat, Yayasan KAMAIRA Desak Pemprov DKI Tanggung Jawab atas Fasilitas Publik "Maut"

​Namun, Pramono menaruh harapan besar pada kehadiran Shin Tae-yong (STY) di Persija sebagai suntikan optimisme baru. Ia berharap Jakmania mampu berevolusi menjadi motor penggerak ekonomi kreatif, pemberdayaan UMKM, dan mitra strategis pemerintah. “Apalagi 2027 nanti Jakarta 500 tahun, 2028 Persija 100 tahun. Jadi, kado prestasi harus lebih awal,” jelas Gubernur.

​Demi mewujudkan Jakmania yang lebih tangguh, para suporter mendorong kandidat Ketua Umum terpilih agar berani mengusung agenda besar: menghapus batasan administratif yang menghambat, menerapkan sistem keamanan humanis, mentransformasi KTA menjadi akses benefit nyata, menjamin transparansi kas, serta melakukan konsolidasi wilayah yang setara.

​”Panitia harus demokratis dan menjaga independensi. Kami berharap Mubes kali ini mendengar aspirasi wilayah dan memfasilitasi prasyarat yang mendukung inklusivitas, bukan sekadar mengikuti skenario lama. Kita ingin Jakmania naik kelas,” pungkas Yogi.

BACA JUGA :  Hamka B. Kady Tinjau Revitalisasi Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar, Proyek Rp26,6 Miliar APBN

​Dengan semangat transformasi dari akar rumput dan dukungan Pemerintah Provinsi, The Jakmania kini berada di persimpangan jalan; tetap stagnan dalam aturan lama atau berevolusi menjadi entitas modern yang membanggakan Jakarta di kancah nasional maupun internasional.(zr)

​#Jakmania #MubesJakmania2026 #PersijaJakarta #TransformasiJakmania #JakmaniaProfesional #DemokrasiJakmania #GuePersija #Zonarilis #UpdateJakarta

spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer