BANDUNG, Zonarilis.com – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank bjb selesai dilaksanakan. Menariknya, dalam rapat RUPS tersebut, Eks Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, resmi ditunjuk dan ditetapkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebagai Komisaris Utama bank bjb.
Susi Pudjiastuti, yang hadir dalam RUPS betul-betul mencuri perhatian para pemegang saham. Dan benar saja, kehadiran Susi bukan sekadar kebetulan, melainkan karena ia ditunjuk langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM sebagai Komisaris Utama Bank bjb.
Namun demikian, pada awalnya, proses penunjukan tersebut tidak berjalan mulus karena KDM mengaku sempat mendapat penolakan saat pertama kali menawarkan posisi strategis itu kepada Susi.
Setelah melalui serangkaian penjelasan panjang dan meyakinkan, Susi akhirnya luluh dan bersedia menerima mandat sebagai komisaris utama bank daerah tersebut.
“Saya merekomendasikan orang-orang yang masuk dalam Bank bjb, sosok yang menurut saya memiliki integritas. Dan Bu Susi ini memiliki kapasitas untuk itu,” kata KDM di hadapan awak media.
Kinerja Positif
Ia menegaskan bahwa penyusunan struktur kepengurusan baru menjadi fondasi penting agar Bank bjb dapat naik kelas dan bersaing di tingkat nasional.
“Dengan postur baru ini, kita harapkan bjb menjadi bank yang kredibel, tidak hanya eksis sebagai bank pemda, tetapi juga diminati secara nasional,” ujar Dedi lansir situs nasional.
Sepanjang tahun 2025, Bank bjb berhasil mencatatkan kinerja positif dengan total aset mencapai angka fantastis Rp221,3 triliun. Capaian ini menjadikan bank pembangunan daerah atau BPD tersebut sebagai pemegang aset terbesar di antara seluruh BPD di Indonesia.
Kinerja impresif itu ditopang oleh penguasaan pasar yang kuat, penguatan teknologi informasi, serta sinergi yang solid dengan para pemegang saham utama.
Melalui RUPS Tahunan ini, Bank bjb menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah Jawa Barat dan Banten. Bank bjb juga bertekad memperkuat fondasi bisnis yang berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi nasional yang terus berubah.
Susunan Lengkap Dewan Komisaris dan Direksi
Berikut susunan lengkap anggota Dewan Komisaris dan Direksi Bank bjb hasil RUPS tersebut.
Dewan Komisaris terdiri dari Komisaris Utama Independen Susi Pudjiastuti, Komisaris Independen Novian Herodwijanto, Komisaris Independen Eydu Oktain Panjaitan, Komisaris Rudie Kusmayadi, Komisaris Herman Suryatman, dan Komisaris Tomsi Tohir.
Sementara jajaran Direksi meliputi Direktur Utama Ayi Subarna, Direktur Kepatuhan Asep Dani Fadillah, Direktur Keuangan Hana Dartiwan, Direktur Korporasi dan UMKM Mulyana, Direktur Konsumer dan Ritel Nunung Suhartini, Direktur Teknologi Informasi Muhammad As’adi Budiman, serta Direktur Operasional Herfinia.
Penunjukan Susi Pudjiastuti dan Eydu Oktain Panjaitan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (PKK).
Tentang bjb
Diketahui, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk, berdagang sebagai Bank bjb, dahulu dikenal dengan Bank Jabar Banten) adalah bank BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Banten. Bank ini didirikan pada tanggal 20 Mei 1961 dengan bentuk perseroan terbatas (PT), kemudian dalam perkembangannya berubah status menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Saat ini Bank BJB memiliki 65 kantor cabang, 314 kantor cabang pembantu, 349 Kantor kas, 1.529 ATM, 171 payment point, 5 kantor wilayah, dan Weekend Banking 34. (**)










