DEPOK, ZONARILIS.COM – Mendorong kemandirian serta keterbukaan akses mobilitas bagi penyandang disabilitas terus diikhtiarkan oleh Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Depok. Lewat aksi nyata, PPDI Kota Depok menyalurkan bantuan alat bantu gerak berupa kaki palsu dan sepatu Ankle Foot Orthosis (AFO) yang berpusat di Sekretariat PPDI Kota Depok, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Selasa (20/10/2026).
Berbeda dari sekadar pembagian bantuan formalistis, program ini mengedepankan pendekatan presisi sejak tahap awal. Sebelum alat bantu diserahterimakan, para penerima manfaat terlebih dahulu melewati rangkaian asesmen mendalam serta pengukuran fisik (measurement) secara detail. Langkah ini krusial guna memastikan kaki palsu maupun sepatu AFO yang diproduksi benar-benar presisi, sesuai anatomi tubuh, serta nyaman digunakan untuk menunjang aktivitas harian.
Perwakilan PPDI Kota Depok, Zaldy, menegaskan pentingnya proses pengukuran teknis tersebut agar manfaat yang dirasakan para penerima dapat maksimal dan tepat sasaran.
”Sebelum penyerahan hari ini, kami memastikan seluruh calon penerima manfaat menjalani proses pengukuran fisik terlebih dahulu. Hal ini penting agar kaki palsu maupun sepatu AFO yang diterima benar-benar pas, ergonomis, dan tepat guna,” ungkap Zaldy. “Kami berharap bantuan ini tidak hanya mempermudah mobilitas fisik, tetapi juga membangkitkan rasa percaya diri serta semangat kawan-kawan disabilitas untuk terus berkarya dan beraktivitas secara mandiri.”
Di samping fokus pada efektivitas alat, PPDI Kota Depok turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Coki selaku Koordinator Teknis Pengukuran dan Pengrajin. Dedikasi, ketelitian, serta keahlian teknisnya menjadi kunci utama terwujudnya alat bantu yang aman dan ergonomis bagi para penerima manfaat. Rasa terima kasih yang mendalam juga disampaikan kepada para donatur anonim yang memilih merahasiakan identitasnya namun secara nyata telah menaruh kepedulian besar bagi gerakan inklusif ini.
Penyaluran sepatu AFO sendiri dikhususkan untuk membantu memberikan penopang serta koreksi struktur pergelangan kaki, sementara kaki palsu disalurkan sebagai alat ganti anggota gerak bagi penyandang disabilitas yang membutuhkan.
Melalui langkah berkesinambungan ini, PPDI Kota Depok menegaskan posisinya untuk terus mengawal hak-hak disabilitas serta mempercepat hadirnya ekosistem Kota Depok yang makin ramah, setara, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.(zr).










