Sabtu, Oktober 31, 2026

KMM JAYA DESAK KETUA LKAAM DAN GUBERNUR SUMBAR BERTINDAK: MARWAH ADAT MINANGKABAU BUKAN SEKADAR SEMBOYAN

UncategorizedKMM JAYA DESAK KETUA LKAAM DAN GUBERNUR SUMBAR BERTINDAK: MARWAH ADAT MINANGKABAU BUKAN SEKADAR SEMBOYAN

JAKARTA — Saya Hafis Septian Mubaraq selalu Ketua Umum Keluarga Mahasiswa Minangkabau Jakarta Raya (KMM JAYA) menegaskan bahwa fenomena “caruik” di ruang digital bukan sekadar persoalan bahasa kasar, melainkan menyangkut etika, keteladanan, dan tanggung jawab menjaga marwah Minangkabau.

Kami dari Keluarga Mahasiswa Minangkabau Jakarta Raya, menyampaikan bahwa nilai adat tidak boleh berhenti sebagai petatah-petitih dan seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

“Ketika marwah adat dipersoalkan, masyarakat berhak mempertanyakan kehadiran dan langkah para pemangku amanah. Jangan sampai adat begitu lantang dalam semboyan, tetapi kehilangan ketegasan dalam pembinaan,” Tegas Hafis

Sementara itu, “Gubernur Sumatera Barat” diminta tidak lepas tangan. Pemerintah harus memperkuat koordinasi lintas sektor, pendidikan karakter, dan literasi digital berbasis nilai budaya Minangkabau.

BACA JUGA :  PTM Assalam Jamu Hangat PTM Sepakat dalam Turnamen Persahabatan Tenis Meja

falsafah “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, dan nilai kato Nan Ampek” harus menjadi pedoman perilaku, termasuk di ruang digital.

SIKAP KMM JAYA

1. Mendesak Ketua LKAAM Sumbar menghadirkan pembinaan adat yang nyata dan bertanggung jawab.

2. Meminta Gubernur Sumbar memperkuat pendidikan karakter dan literasi digital berbasis budaya Minangkabau.

3. Mendorong evaluasi dan tindak lanjut yang terukur, bukan sekadar imbauan.

4. Menegaskan pentingnya keteladanan seluruh pemangku amanah dalam menjaga marwah adat.

Kami Keluarga Mahasiswa Minangkabau Jakarta Raya menegaskan bahwa kritik ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan adat dan generasi muda Minangkabau, bukan serangan pribadi.

“Kepada Ketua LKAAM Sumbar, buktikan bahwa lembaga adat hadir ketika marwah dipertaruhkan. Kepada Gubernur Sumbar, buktikan bahwa pelestarian budaya bukan sekadar retorika pemerintahan. Jabatan adalah amanah, adat adalah marwah, dan kepemimpinan harus dibuktikan dengan tindakan!” @zonarilis.com

BACA JUGA :  KATAR Sebut Jakarta Fair Perlu Dikaji Menyeluruh, Bukan Sekadar Soal Harga Tiket

#Hafis Septian Mubaraq# Selaku Ketua Umum “KELUARGA MAHASISWA MINANGKABAU JAKARTA RAYA (KMM JAYA)”

spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer