Sabtu, Oktober 31, 2026

Karang Taruna Jakarta Timur Siap Bangkit Lewat Kerja Nyata

NasionalKarang Taruna Jakarta Timur Siap Bangkit Lewat Kerja Nyata

JAKARTA TIMUR — Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono membuka kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) 2026 sekaligus Festival Parade Budaya Jakarta yang digelar Karang Taruna Kota Administrasi Jakarta Timur di kawasan Pintu Air Banjir Kanal Timur (BKT), Malaka Sari, Sabtu (10/10/2026).

Mengusung semangat “Berbakti, Mengabdi untuk Jakarta”, kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Karang Taruna ke-66 ini tidak sekadar menjadi ajang perayaan organisasi. BBKT 2026 dirancang sebagai ruang kolaborasi sosial, pemberdayaan pemuda, pelestarian budaya, pelayanan publik, serta kepedulian terhadap masyarakat.

Sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya anggota DPD RI Prof. Dr. H. Dailami Firdaus, S.H., LL.M., Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Welfizon Yuza, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial DKI Jakarta Drs. Rudy Syahrul, M.Si., yang hadir mewakili Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Wakil Camat Duren Sawit Andri Priwitama Maila, perwakilan kepolisian, jajaran pemerintah kelurahan, serta unsur Karang Taruna dari 10 kecamatan dan 65 kelurahan di Jakarta Timur serta undangan organisasi lain.

BACA JUGA :  Guru Perlu Optimalkan AI, tapi Tetap Berpikir Kritis

 

Ketua Pelaksana BBKT 2026, R. Lintang Fisutama, menegaskan bahwa kegiatan ini harus menjadi momentum kebangkitan Karang Taruna sebagai kekuatan sosial yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Menurut Lintang, besarnya perhatian dan dukungan berbagai pihak terhadap BBKT 2026 harus dijawab dengan pengabdian yang berkelanjutan, bukan berhenti pada kemeriahan acara.

 

“Lihat siapa saja yang hadir bersama kita hari ini. Mereka adalah orang-orang yang peduli terhadap Karang Taruna, memberikan perhatian, dan membuka ruang untuk berjalan bersama. Kehadiran mereka harus menjadi penyemangat bagi kita untuk bekerja lebih keras,” ujar Lintang.

Ia menekankan, kepercayaan tersebut harus dibalas melalui kerja nyata. Karang Taruna tidak cukup hanya dikenal sebagai organisasi kepemudaan, tetapi harus mampu hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan sosial.

BACA JUGA :  Ancaman Fundamental Ekonomi: CBA Desak Gubernur BI Mundur Jika Rupiah Terus Melemah

 

Lintang juga mengajak seluruh jajaran Karang Taruna untuk kembali menghidupkan cita-cita para pendirinya, yakni menjadi kekuatan sosial yang membantu pemerintah menangani persoalan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

“Matahari terbit dari timur. Dari Jakarta Timur, mari kita bangkitkan kembali semangat Karang Taruna. Kita memiliki jaringan hingga 539 Unit RW, 65 kelurahan, dan 10 kecamatan. Ini bukan sekadar angka, melainkan kekuatan besar yang harus digerakkan untuk pengabdian,” katanya.

Ketua Karang Taruna Kota Administrasi Jakarta Timur, Gumirlang atau yang akrab disapa Gugum, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan jajaran Karang Taruna yang telah bekerja menyukseskan BBKT 2026.

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan mampu menghadirkan ruang positif bagi pemuda sekaligus memperkuat hubungan antara organisasi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

BACA JUGA :  CBA Adukan Penanganan Kasus Bea Cukai ke Dewas KPK

Gugum berharap BBKT dapat terus dikembangkan menjadi agenda tahunan dan ikon kegiatan sosial serta kebudayaan di kawasan BKT Jakarta Timur.

“Kita tidak ingin hanya menjadi penonton pembangunan. Karang Taruna harus menjadi bagian dari solusi. Kita harus hadir, bergerak, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta mendukung upaya pemerintah dalam menyelesaikan persoalan sosial,” ujarnya.

Dengan jaringan yang menjangkau 539 Unit RW, 65 kelurahan, dan 10 kecamatan, Gugum menilai Karang Taruna memiliki potensi besar untuk menggerakkan kepedulian sosial hingga tingkat lingkungan.

 

spot_img

Simak Konten Lainnya :

Terbaru

Check out other tags:

spot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Berita Populer